• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Internasional

Motif di Balik Penembakan Mantan PM Jepang Shinzo Abe

by Redaksi Bontang Post
9 Juli 2022, 14:30
in Internasional
Reading Time: 2 mins read
0
Tangkapan layar menunjukkan mantan perdana menteri Jepang Shinzo Abe (insert) terbaring di tanah setelah ditembak dari belakang oleh seorang pria selama kampanye pemilihan untuk pemilihan Majelis Tinggi Parlemen Jepang, 10 Juli 2022, di Nara, Jepang barat, Jumat (8/7/2022). (ANTARA FOTO/Kyodo via Reuters/hp)

Tangkapan layar menunjukkan mantan perdana menteri Jepang Shinzo Abe (insert) terbaring di tanah setelah ditembak dari belakang oleh seorang pria selama kampanye pemilihan untuk pemilihan Majelis Tinggi Parlemen Jepang, 10 Juli 2022, di Nara, Jepang barat, Jumat (8/7/2022). (ANTARA FOTO/Kyodo via Reuters/hp)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Mantan Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe (67) meninggal dunia setelah menjadi korban penembakan. Mantan PM Jepang Shinzo Abe diketahui ditembak dari belakang saat berpidato di kota Nara, dekat Stasiun Yamato-Saidaiji pada Jumat (8/7/2022) pukul 11.30 waktu setempat.

Dilansir dari BBC, Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana mengkonfirmasi bahwa Abe mengalami luka tembak di leher kanannya, dan juga mengalami pendarahan di bawah bagian kiri dadanya. Kondisi Abe sempat dikabarkan kritis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Aksi penembakan ini merupakan serangan pertama kepada seorang pejabat atau mantan perdana menteri Jepang sejak zaman militerisme, yakni sebelum perang di tahun 1930-an.

Penembak Shinzo Abe diringkus polisi

Baca Juga:  Pria Paruh Baya Tergeletak Bersimbah Darah di Balikpapan, Ini Kata Kapolresta

Petugas keamanan di tempat kejadian telah mengamankan pria bersenjata. Tersangka merupakan Tetsuya Yamagami (41) yang tinggal di kota Nara. Media lokal melaporkan bahwa Tetsuya diyakini merupakan mantan anggota Pasukan Bela Diri Maritim Jepang atau setara dengan angkatan laut Jepang. Saat diamankan oleh petugas, Tetsuya bahkan tidak berusaha untuk melarikan diri.

Yamagami segera dijatuhkan ke tanah oleh pihak keamanan sesaat setelah insiden penembakan terjadi.

Berdasarkan foto-foto yang diambil saat tersangka ditangkap, terlihat bahwa tersangka menggunakan senapan laras ganda buatan sendiri atau improvisasi untuk melancarkan aksinya.

Motif penembakan Shinzo Abe

Dikutip dari NDTV, Tetsuya telah merencanakan aksinya. Ia bahkan diyakini berdiri sekitar 10 kaki di belakang Shinzo Abe ketika menekan senapannya. Ketika ditangkap oleh petugas, Tetsuya mengungkapkan motif penembakan yang dilakukannya. Laporan menyebutkan, Tetsuya telah menargetkan dan memiliki niat membunuh Abe. Hal tersebut dilakukannya lantaran ia merasa tidak puas dengan Shinzo Abe. Motif itu diungkap Tetsuya saat diinterogasi oleh polisi. Tetsuya kini ditahan di kantor polisi Nara Nishi. Atas tindakan tersebut, Tetsuya didakwa dengan percobaan pembunuhan.

Baca Juga:  Motif Penembakan Mahasiswi Samarinda Terkuak, Korban Pilih Fokus Kuliah dan Akhiri Hubungan

PM Jepang mengutuk keras serangan

Perdana Menteri Jepang saat ini, Fumio Kishida mengutuk keras aksi penembakan tersebut sebelum Abe dinyatakan meninggal dunia. Bahkan rakyat Jepang dan para pemimpin dunia terkejut atas kekerasan yang terjadi di negara mereka. Sebab, kekerasan politik di Jepang sangat jarang terjadi. Bahkan kepemilikan senjata dikontrol dengan ketat. “Serangan ini adalah tindakan kebrutalan yang terjadi selama pemilihan – dasar dari demokrasi kita – dan benar-benar tak termaafkan,” kata Kishida, dilansir dari Reuters. (kompas)

Tags: Mantan PM Jepangpenembakan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sidang Kasus Dana Hibah LPK Gigacom, Ibu dan Anak Divonis Empat Tahun

Next Post

Suami Bunuh Istri dan Anaknya yang Kelaparan, Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Related Posts

Motif Penembakan Mahasiswi Samarinda Terkuak, Korban Pilih Fokus Kuliah dan Akhiri Hubungan
Kaltim

Motif Penembakan Mahasiswi Samarinda Terkuak, Korban Pilih Fokus Kuliah dan Akhiri Hubungan

16 Juni 2026, 19:30
Mahasiswi di Samarinda Ditembak Saat Pulang Kuliah, Pelaku Ditangkap Kurang 4 Jam
Kriminal

Mahasiswi di Samarinda Ditembak Saat Pulang Kuliah, Pelaku Ditangkap Kurang 4 Jam

14 Juni 2026, 15:52
Bukan Penembakan, Polisi Ungkap Korban di Kantor Pos Sepinggan Balikpapan Alami Enam Luka Bacok
Kriminal

Bukan Penembakan, Polisi Ungkap Korban di Kantor Pos Sepinggan Balikpapan Alami Enam Luka Bacok

13 Desember 2025, 19:02
Pria Paruh Baya Tergeletak Bersimbah Darah di Balikpapan, Ini Kata Kapolresta
Kriminal

Pria Paruh Baya Tergeletak Bersimbah Darah di Balikpapan, Ini Kata Kapolresta

13 Desember 2025, 17:11
Ibu Muda dan Balitanya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya
Kriminal

BREAKING NEWS! Pria Paruh Baya Diduga Ditembak di Depan Kantor Pos Balikpapan

13 Desember 2025, 16:13
Suami di Kabupaten Tanah Laut Tembak Mati Pria yang Bawa Kabur Istrinya
Kriminal

Suami di Kabupaten Tanah Laut Tembak Mati Pria yang Bawa Kabur Istrinya

1 April 2025, 17:36

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.