• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Lewat Jalan Berlumpur, Warga Buka Celana

by BontangPost
11 April 2017, 12:30
in Breaking News
Reading Time: 3 mins read
0
SUJUD: Warga Kecamatan Sangkulirang melakukan sujud syukur di jalan poros pendekat Desa  Mandu Pantai Sejahtera ke Desa Saka. Jalan ini dibangun lewat program TMMD.
(Foto Dhedy/Sangatta Post)

SUJUD: Warga Kecamatan Sangkulirang melakukan sujud syukur di jalan poros pendekat Desa  Mandu Pantai Sejahtera ke Desa Saka. Jalan ini dibangun lewat program TMMD. (Foto Dhedy/Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Setelah 7 5 Tahun, Mulus Berkat TMMD   

75 tahun merupakan masa menyedihkan bagi warga yang berada di dua Desa Saka dan Mandu Kecamatan Sangkulirang. Pasalnya, ujian silih berganti menghempas  desa tertinggal tersebut. Ini terjadi lantaran minimnya  pembangunan yang sudi menghampiri pulau yang di kelilingi lautan itu.

Untuk menuju desa tersebut, harus mengarungi dua lautan luas. Yakni melalui pulau Ronggang menyeberang ke Sangkulirang Kota. Dari situ, kembali menyeberang ke pelabuhan Desa Mandu  Pantai Sejahtra (eks Mandu Luar). Untuk melintasinya, harus menggunakan kapal ponton. Biayanya pun cukup mahal. Mulai dari Rp20 ribu hingga Rp100 ribu.

Selanjutnya, untuk menuju pusat keramaian desa, warga kembali menggunakan kendaraan roda dua. Namun mayoritas masyarakat memanfaatkan kedua kakinya menuju desa kelahirannya tersebut. Parahnya, pada masanya dulu jalan tidak selebar saat ini, namun hanya setapak, berlumpur, dan licin. Warga harus melepas alas kakinya dan bahkan harus menanggalkan celana. Jika tidak, pasti akan penuh lumpur.

Belum lagi jika harus berkunjung ke desa sebelah, yakni Mandu Dalam (Mandala) dan Desa Saka. Dari Mandu Pantai Sejahtera menuju Mandala, berjarak hingga 20 kilo meter. Sedangkan dari Mandu Pantai Sejahtera ke Saka jaraknya sekira 6 kilo meter.

“Sekarang Alhamdulillah, karena TMMD hadir di desa kami, semua penderitaan itu sudah berakhir. Dari Mandu Pantai Sejahtera ke air terjun Mandala hanya membutuhkan waktu 3,9 kilo meter. Sedangkan dari Mandu Pantai Sejahtra ke Saka tinggal 2,3 kilo meter. Jalannya pun sudah lebar, lurus, dan nyaman dilintasi. Kalau dulu hanya setapak, berlumpur, licin, dan sangat jauh sekali,” ujar Ketua RT 05 Mandu Pantai Sejahtera, Syahbuddin serta warga lainnya yang berada di RT 03 MPS, Suparman, Ruslan, dan Mian.

Baca Juga:  Jalan Busang dan Long Mesangat Rusak Parah, Banyak Kendaraan Kandas Akibat Jalan Berlumpur 

Hal ini juga diaminkan oleh Kepala Desa Saka, Nanang Amrullah. Dia menuturkan, keberadaan TMMD di desanya merupakan cahaya tersendiri bagi warga. Karena keberadaannya membawa manfaat sangat besar untuk kemajuan desa. Salah satunya pembuatan jalan pendekat dan pengerasan jalan antar desa. Jalan merupakan salah satu kebutuhan utama bagi warga. Selain mempercepat proses tranportasi, juga berdampak pada perekonomian dan kemajuan daerah.

“Jadi sekarang serba nyaman. Karena jalan dekat, lurus, rata, bagus, dan dekat. Jadi kami sangat senang sekali. Terlebih selain adanya bantuan jalan pendekat dan pengerasan,  TMMD juga memberikan bantuan kesehatan, sembako murah, rehab bangunan serta bantuan sosial lainnya,” kata Nanang.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Kutim, Yulianus Palangiran, turut berbangga dengan peran nyata TMMD di desa pedalaman. Dirinya menganggap, aksi tersebut langkah terbaik dan tepat dalam percepatan dan kemajuan pembangunan desa. Rasa terharu terlintas pada saat dirinya menyerahkan sembako kepada warga Mandu dan Saka. “Saat saya menyerahkannya sembako, warga menangis dan meneteskan air mata karena senang dan haru. Dia terus mengucap syukur dan bahagia karena ada bantuan tersebut. Jadi jelas, keberadaan TMMD sangat ditunggu dan diharapkan masyarakat,” katanya.

Baca Juga:  Warga Keluhkan Jalan Selat Lombok Tak Kunjung Diperbaiki

Dirinya berharap, TMMD ini terus digalakkan. Usai di Desa Saka dan Mandu, dilanjutkan lagi ke desa pedalaman lainnya. Tentunya, keberadaannya tersebut sangat diharapkan. DPRD pada prinsipnya sangat mendukung penuh aksi sosial tersebut.

“Kami akan terus perjuangkan demi kepentingan masyarakat. Jadi TMMD selanjutnya dilanjut lagi ke daerah lainnya di Kutim. Sehingga, desa tertinggal akan semakin maju dan dapat bersaing dengan desa lainnya,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Kutim, Ismunandar, juga memberikan apresia mendalam terhadap program TMMD di Kutim. Kaberadaan TMMD sangat membantu daerah dalam menuntaskan pembangunan desa. Dengan kerja sama yang baik antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, maka akan menciptakan kemajuan daerah dengan cepat dan tepat. Terlebih saat ini Kutim tengah dilanda defisit anggaran. Tentunya TMMD menjadi solusi percepatan pembangunan tersebut. “Kami sangat paresiasi dan bangga atas keberadaan TMMD. Karena bisa bersinergi dengan pemerintah dalam pembangunan daerah,” ujar Bupati.

Staf Ahli Panglima Kodam, Harfuddin D menuturkan, TMMD digalakkan merupakan upaya untuk membantu pemerintah. Khususnya di daerah pedalaman. Terlebih aksi sosial ini merupakan permohonan  masyarakat secara langsung. Karena Rakyat merupakan bagian dari TNI, maka apapun alasannya, TNI wajib bergerak dan menyatu dengan rakyat.

Baca Juga:  Bikin Pengendara Resah, Jalan Simon Tampubolon Bontang Akhirnya Ditambal

“Rakyat adalah segalanya. Jika rakyat meminta, maka kami wajib turun dan memberikan bantuan. Ini akan terus kami galakkan sehingga dearah pedalaman lagi tertinggal dapat maju dan berkembang,” kata Harfuddin.

Dandim 0909 Sangatta, Letnan Kolonel Inf. 11960053140677, Setyo Wibowo, menuturkan, TMMD yang ke-98 ini mengambil tema ‘Dengan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kita percepat pembangunan di daerah guna meningkatkan kesejahtraan masyarakat dalam rangka menjaga keutuhan NKRI’.

Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Mandu dan Saka Kecamatan Sangkulirang ini  menggalakkan beberapa program. Yakni fisik, non fisik, serta sasaran tambahan. Untuk fisik meliputi, pembuatan jalan penghubung dari Desa Mandu Pantai Sejahtera menuju Desa Saka. Serta penimbunan jalan akregat badan jalan dari Desa Mandu Dalam menuju Camp Air Terjun Kecamatan Sangkulirang. Kemudian, sasaran tambahan seperti rehab masjid, rehab tempat wudhu, rehap toilet, dan kamar mandi, rehab BPU Adat Mandu Dalam, pembangunan lapangan voly di Desa Mandu dan Saka, serta rehab BPU Desa Mandu Dalam.

Sedangkan non fisiknya ialah, melakukan penyuluhan bela Negara, penyuluhan Kamtibnas, penyuluhan kerukunan antar ummat beragama, penyuluhan BNK, penyuluhan hukum, dan penyuluhan pertanian, penyuluhan perkebunan, penyuluhan perikanan, penyuluhan pangan, penyuluhan kesehatan serta penyuluhan KB. (dy)

 

 

Print Friendly, PDF & Email
Tags: jalan rusaksanggata post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Internal Aman, Eksternal Mengancam

Next Post

Belum Ada Karateker dan Pembatalan Mukab Kadin

Related Posts

Jalan Amblas di KM 6 Bontang Ditambal Sementara, Perbaikan Total Tunggu Pusat
Bontang

Jalan Amblas di KM 6 Bontang Ditambal Sementara, Perbaikan Total Tunggu Pusat

13 April 2026, 11:03
Jalan Amblas di KM 6 Bontang Dikeluhkan, Berulang Kali Sebabkan Kecelakaan
Bontang

Jalan Amblas di KM 6 Bontang Dikeluhkan, Berulang Kali Sebabkan Kecelakaan

13 April 2026, 08:59
Jalan Sepanjang 16 Km di Muara Kaman Rusak Parah, Aktivitas Warga Lumpuh Saat Hujan
Kaltim

Jalan Sepanjang 16 Km di Muara Kaman Rusak Parah, Aktivitas Warga Lumpuh Saat Hujan

6 April 2026, 11:00
Jalan Zamrut Bontang Rusak Akibat Bekas Galian, Perbaikan Dianggarkan Rp1,3 Miliar
Bontang

Jalan Zamrut Bontang Rusak Akibat Bekas Galian, Perbaikan Dianggarkan Rp1,3 Miliar

4 Maret 2026, 10:00
Jalan Menuju Sangkulirang Rusak Parah, DPRD Kaltim Minta Penanganan Cepat
Kaltim

Jalan Menuju Sangkulirang Rusak Parah, DPRD Kaltim Minta Penanganan Cepat

17 Februari 2026, 17:57
Jalan Cipto Mangunkusumo Rusak, Dinas PUPRK; Anggaran Perbaikan Belum Ada
Bontang

Jalan Cipto Mangunkusumo Rusak, Dinas PUPRK; Anggaran Perbaikan Belum Ada

30 Januari 2026, 08:33

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol PP dan Dishub Kembali Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resep Cumi Hitam, Lezat dan Memanjakan Lidah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Amblas di KM 6 Bontang Ditambal Sementara, Perbaikan Total Tunggu Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.