bontangpost.id – Pengerjaan trotoar dan saluran drainase sepanjang 800 meter di Jalan Suprapto terus dikebut Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang.
Ditarget rampung pada pertengahan Desember 2022, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRK Bontang Anwar Nurdin mengatakan pihaknya bakal menambah jumlah pekerja. Yang terdiri dari 10 orang.
“Kami sudah komunikasikan dengan pihak pelaksana untuk menambah pekerja lagi. Sebenarnya kami tidak butuh banyak. Lima saja cukup asal sudah lihai,” jelasnya.
Kata dia, hal itu dilakukan sejalan dengan kendala yang dihadapi pekerja di lapangan. Yakni air kerap menggenang di bekas kerukan meskipun kondisi sedang tidak hujan. Sehingga pekerjaan terhambat.
“Secara time line terlambat. Karena setiap pagi itu 15 pekerja harus melakukan penyedotan air. Makanya kita tambah pekerja untuk mempercepat,” sambungnya.
Menurut presentase, Anwar bilang progres pengerjaan trotoar dan drainase saat ini mencapai 33 persen. Nantinya, 10 pekerja itu bertugas melakukan pengecoran juga pemasangan kanstin trotoar.
“Secara waktu, pengerjaan tetap terus dikejar tanpa ada kebijakan perpanjangan waktu,” tandasnya.
Hal itu sesuai dengan tenggang waktu yang diberikan kepada kontraktor, saat melakukan penandatanganan kontrak Juni 2022 lalu.
Ia mengaku, kesulitan yang kontraktor keluhkan yakni kondisi cuaca. Di mana, saat terjadi hujan deras otomatis air menggenangi bekas kerukan. Sehingga harus kembali dipompa agar memudahkan pengerjaan. Meski begitu, secara waktu tetap terus dikejar.
“Secara time line agak terlambat. Karena curah hujan. Cuma sedang diatasi dan dikebut. Kalau waktu lihat kondisi, yang jelas arahan kemarin tidak ada penambahan waktu,” sambungnya.
Sebagai informasi, proyek rekonstruksi trotoar dan saluran drainase dikerjakan oleh CV Maraja Putra Mandiri dengan pagu anggaran Rp 4 miliar. (*)






