bontangpost.id – Semarakkan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Kaltim Parna Industri (KPI) bersama SMAN 2 Bontang menggelar kegiatan bertema lingkungan, Kamis (8/6/2023).
Kegiatan yang digelar di Hutan Kota Wana Khatulistiwa, Bontang Lestari itu mengusung tema “SMAN 2 Bersama KPI Peduli Lingkungan untuk Kehidupan Masa Depan”.
Internal Controller PT KPI Sapto Hari Prasetyo mengucapkan terima kasih kepada SMAN 2 yang selalu bersinergi dengan PT KPI sejak 2018 lalu. Untuk mewujudkan kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan, selain pada momen Hari Bumi dan Hari Keanekaragaman Hayati, PT KPI juga mendukung penerapan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) SMAN 2 untuk meraih Adiwiyata.
Dan sebagai salah satu perusahaan di Bontang, PT KPI turut aktif mewujudkan lingkungan Kota Bontang yang baik dan sehat melalui berbagai kegiatan. Dengan harapan dapat saling mengingatkan tentang pentingnya menjaga lingkungan.
“Dimulai dengan menjaga kebersihan dari lingkungan kecil sampai yang besar. Juga wajib menjaga habitat satwa di lingkungan sekitar,” jelasnya.
Mengingat beberapa jenis flora dan fauna di Kalimantan mulai punah, ia pun mengajak masyarakat melakukan reboisasi. Karena semua yang ada lingkungan sekitar merupakan tanggung jawab bersama dan akan kembali ke diri masing-masing.
Ini bertujuan agar masyarakat ikut berperan dalam pengelolaan keanekaragaman hayati yang ada di sekitar lingkungan. Apalagi pelestarian lingkungan akan memberikan dampak yang luar biasa bagi kehidupan.
“Mari sejak dini berlaku bijak dan baik terhadap lingkungan. Mari kita sama-sama menjaga bumi dan lingkungan,” tutur Sapto.
Senada, Kepala SMAN 2 Suyanik mengucapkan terima kasih kepada PT KPI atas kerja samanya, sehingga SMAN 2 dapat menyelenggarakan kegiatan bertema lingkungan di hutan kota ini.

Ungkapan kagum ia sampaikan saat menginjakkan kaki di hutan yang memiliki hampir 20 jenis tanaman langka dan tanaman endemik tersebut. “Ini adalah salah satu langkah dari PT KPI yang sangat bagus, terutama untuk mengedukasi generasi penerus agar peduli lingkungan,” ucapnya.
Upaya aksi cinta bumi dengan penanaman puluhan bibit pohon ulin, jambu biji, nangka, dan alpukat ini merupakan sarana untuk melestarikan lingkungan.
Karena isu-isu lingkungan sudah terjadi, maka perlu adanya penghijauan sebagai upaya mencegah terjadinya bencana banjir dan erosi tanah. Hal itu mesti dimulai dari sekarang sebagai bentuk nyata peduli terhadap lingkungan.
“Terima kasih kepada PT KPI. Mari bersama-sama beraksi untuk memulai mencintai bumi lebih mendalam,” ajak Suyanik.
Sementara Kabid Pencemaran Lingkungan Hidup dan Keanekaragaman Hayati Andi Hasanuddin mengatakan bahwa hari bumi ini menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup, hal ini bisa menjadi sebuah gerakan untuk menjaga dan merawat tanaman sebagai aset global.
Dalam rangka memperingati Hari Bumi, Hari Keanekaragaman Hayati, dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, ia mengajak semua yang hadir untuk menjaga dan memulihkan kesehatan bumi dengan melakukan penghijauan atau reboisasi.
“Atas nama Pemkot Bontang melalui DLH, kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi PT KPI dalam mendukung kegiatan di bidang lingkungan yang dilakukan oleh SMAN 2,” tutupnya. (*)







