• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Basri Rase Bicara Penanganan Bencana Bontang dalam Forum Internasional di Malaysia

by Redaksi Bontang Post
17 Juni 2023, 16:30
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Wali Kota Bontang Basri Rase (dua dari kanan) menghadiri pertemuan International Energy Week 2023 (IEW'23) di Sarawak

Wali Kota Bontang Basri Rase (dua dari kanan) menghadiri pertemuan International Energy Week 2023 (IEW'23) di Sarawak

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Wali Kota Bontang Basri Rase menghadiri pertemuan International Energy Week 2023 (IEW’23) di Sarawak, pada 13 sampai 14 Juni 2023. Mengusung tema Transitioning Towards A Net Zero Carbon Future atau Transisi Menuju Masa Depan Net Zero Carbon, acara bergengsi tersebut dihadiri dan dimoderatori Vice Presiden Corporate Services Petroleum Sarawak (Petros) Ismail Said dan dibuka Deputi Kementerian Energi dan Keberlanjutan Lingkungan Sarawak yang juga Ketua Penyelenggaran IEW 2023 Dr Haji Hazland Bin Abang Hipni.

Hadir pula Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni selaku panelis dari Indonesia, Wali Kota Bontang Basri Rase selaku Ketua Apeksi V Regional Kalimantan dan Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko.

Dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pekan Energi Internasional itu, Wali Kota Bontang mendapatkan kesempatan menyampaikan pengalaman Kota Bontang dalam membangun “Green and Resilient City” pada roundtable focus on Indonesia. Bontang sebagai kota industri dan kota pesisir menghadapi beragam ancaman bencana seperti banjir kiriman maupun banjir rob, kebakaran hutan dan lahan hingga ancaman kegagalan industri.

Baca Juga:  Launching Penghunian Rusunawa Pertama di Bontang

Basri mengatakan bencana banjir merupakan salah satu bencana yang paling sering terjadi di Kota Bontang. Hal ini disebabkan intensitas curah hujan yang semakin tinggi beberapa tahun terakhir terutama di bagian hulu serta pasang air laut yang secara frekuensi semakin sering terjadi akibat perubahan iklim.

“Kondisi ini memberikan tantangan serta peluang bagi Kota Bontang untuk terus berinovasi dalam membangun kota yang aman dan tangguh dengan mengembangkan aksi-aksi dan perencanaan kota, sejalan dengan visi Kota Bontang 2021-2026, yakni terwujudnya Kota Bontang yang lebih Hebat dan Beradab serta misi Kota Bontang yang berkelanjutan yang layak huni, cerdas dan berwawasan lingkungan melalui pemantapan ekonomi, sosial budaya,
dan infrastruktur serta pelestarian lingkungan hidup,” kata Basri.

Baca Juga:  Satgas Narkoba di Wilayah Paling Rawan, Masyarakat hingga Tokoh Agama Dilibatkan

Lebih lanjut Basri menjelaskan bahwa sebagai bentuk komitmen pengurangan risiko bencana, dalam setiap perencanaan dan kebijakan rencana tata ruang maupun perencanaan pembangunan, Pemerintah Kota Bontang selalu mengadopsi prinsip pembangunan keberlanjutan. Salah satu inovasi dalam mitigasi bencana adalah “Perawan RT” atau Peta Rawan Bencana berbasis RT, yang menyediakan informasi terkait lokasi rawan bencana dalam level RT serta jalur evakuasi berbasis geospasial.

“Selain upaya dan inovasi dalam mitigasi bencana, peningkatan kesadaran semua pihak terhadap bencana berbasis pentahelix (pemerintah, masyarakat, lembaga swadaya masyarakat/NGO, swasta/perusahaan, akademisi/pakar, dan media massa) juga tidak boleh dilupakan,” imbuhnya.

Diketahui, sebelumnya Wali Kota Bontang juga pernah menjadi salah satu pembicara pada forum Internasional bertajuk “Local Leaders Forum Towards Inclusive, Safe, Resilient dan Sustainable Cities Global Platform for Disaster Risk Reduction” di Bali pada 23 Mei 2022.

Baca Juga:  Pemkot Bontang Siapkan Puskesmas 24 Jam untuk Kurangi Antrean Rumah Sakit

Selain itu Kota Bontang juga menjadi salah satu peserta mewakili Indonesia pada “Regional Workshop Training on Buiding Cities Resilience to Climate and Disaster Risk” yang berlangsung selama 4 hari di Bangkok dan diselenggarakan oleh Asian Institute of Technology (AIT), serta bekerja sama dengan United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR), United Nations Development Programme (UNDP), International Federation of Red Cross and Red Crescent
Societies (IFRC), Local Governments for Sustainability (ICLEI), United Cities and Local Governments (UCLG), United Nations Office for Project Services (UNOPS), dan Educational Partnerships for Innovation in Communities (EPIC-N) serta didukung oleh Ministry of the Environment, Government of Japan (MoEJ). (kmf-lusy)

Tags: pemkot bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kawal Demokrasi Tanpa Korupsi, AJI Samarinda dan ICW Gelar Diskusi Publik

Next Post

DPRD Bontang Minta Pemkot Serius Kembangkan Pariwisata

Related Posts

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00
Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
Pemkot Bontang

Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

27 Agustus 2026, 11:19
Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta
Pemkot Bontang

Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta

27 Agustus 2026, 10:00
Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport
Pemkot Bontang

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

26 Agustus 2026, 12:53
Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat
Pemkot Bontang

Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat

25 Agustus 2026, 16:05

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • (1) Madura United vs Borneo FC (1)  Penuhi Target

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.