bontangpost.id – Pendapatan Asli Daerah (PAD) diproyeksikan meningkat tahun depan.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Rafidah mengatakan, pihaknya menargetkan PAD hingga Rp250 miliar pada 2024.
“Itu dari 11 sumber pajak dan 9 retribusi daerah,” katanya.
Diketahui, target PAD tahun ini sebesar Rp215 miliar. Nilai tersebut pun menurun Rp3 miliar jika dibandingkan dengan 2022 lalu.
Diungkapkan dia, masuknya investor memberi dampak positif sehingga dinilai dapat mendongkrak PAD.
Jika demikian, banyak potensi yang dapat digali dan dikembangkan, terutama sejak berdirinya Bontang Citimall (BCM).
Lebih lanjut, kata dia, dari beberapa brand di BCM dapat memperoleh sekitar Rp80 sampai Rp90 juta.
“Melihat banyak investor yang masuk, pun salah satunya bioskop XXI, kami optimis dapat mencapai target tersebut,” ujar dia.
Apalagi dengan adanya Undang-undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD) Nomor 1 Tahun 2022.
“Raperdanya kan sudah siap, tinggal harmonisasi dan akan disempurnakan tahun ini,” tambah dia.
Dia menyebut, terdapat banyak perbedaan dengan aturan sebelumnya, termasuk soal tarif.
“Selain tarif, nomenklaturnya pun ada yang berubah,” pungkasnya. (*)






