bontangpost.id – Wali Kota Bontang Basri dan Wawali Najirah kembali melaksanakan mutasi jabatan pada Senin (30/10/2023).
Digelar di Pendopo Rujab Wali Kota, sejumlah pejabat fungsional di lingkungan Pemkot Bontang dilantik. Mulai dari jajaran Inspektorat, hingga pejabat OPD.
Tidak hanya itu, Pegawai Pemerintahan Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) teknis juga menempati posisi yang sudah ditentukan. Total terdapat 89 pegawai yang dilantik hari ini. Tiga di antaranya merupakan difabel.
“Selamat atas jabatan yang baru diemban. Semoga bisa memaksimalkan kinerjanya. Sebab di luar sana masih banyak orang yang menginginkan posisi anda saat ini,” ucap Basri.
Dikatakan Basri, menjelang pemilu 2024, ia melarang seluruh ASN di lingkungan Pemkot Bontang untuk melakukan aktivitas yang berkaitan dengan politik. Seperti mengunggah foto caleg, capres di media sosial dan sebagainya.
Kemudian, ia meminta ASN yang baru dilantik untuk fokus dengan posisi jabatan yang diemban. Khususnya memaksimalkan layanan kepada masyarakat.
“Saya tidak segan untuk langsung beri sanksi apabila ketahuan menjadi timses ataupun bergabung dengan kegiatan politik lainnya. Tugas ASN itu memberikan layanan untuk masyarakat. Bukan ikutan politik,” bebernya.
Mengenai posisi jabatan Asisten III Administrasi Umum yang saat ini masih kosong, Basri bilang masih terkendala dengan proses pengajuan di KASN. Kendati demikian, ia mengaku sudah mengantongi nama yang akan diajukan menjadi Asisten III Administrasi Umum.
“Insyallah Desember kami lantik. Tidak menutup kemungkinan Plt Asisten III saat ini yang juga menjabat sebagai Kepala Dishub akan naik. Pertimbangannya selain karena senior, kompeten juga,” tutupnya. (*)

