• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

BMKG Prediksi Panas 2024 Bakal Lebih Gila dari 2023

by Redaksi Bontang Post
25 Januari 2024, 19:00
in Nasional
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan tahun 2024 bakal akan lebih panas lagi dari tahun 2023. Cek sebabnya.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan pemanasan global dan perubahan iklim diperkirakan berlanjut karena emisi gas rumah kaca masih terus meningkat, meski berbagai upaya telah dilakukan untuk menekannya.

“Pemanasan global mencapai rekor baru pada 2023, melampaui rekor tahun 2016. Tahun 2024 diperkirakan akan lebih panas lagi,” kata Ardhasena, dikutip dari Antara, Sabtu (20/1).

Ia menyebut kombinasi fenomena El Nino dan perubahan iklim telah memicu peningkatan suhu pada paruh kedua tahun 2023.

“Saat ini dunia semakin mendekati batas yang ditetapkan dalam Perjanjian Paris,” ujarnya.

Baca Juga:  Bencana Hidrometeorologi Mengintai Kaltim, BMKG Minta Semua Pihak Waspada

Perjanjian Paris, yang telah diadopsi oleh hampir 200 negara, utamanya ditujukan untuk menjaga peningkatan suhu rata-rata global di bawah 2 derajat Celsius di atas level pra-industri dan membatasi kenaikan suhu tidak lebih dari 1,5 derajat Celsius di atas level pra-industri.

Ardhashena mengutip laporan Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) yang menunjukkan bahwa pada 2023 kondisi panas ekstrem telah berdampak pada kesehatan manusia dan memicu kebakaran hutan di berbagai lokasi.

“Permasalahannya pemanasan global dan perubahan iklim merupakan tanggung jawab bersama setiap umat manusia. Oleh karena itu kita perlu berupaya untuk menahan lajunya dan mengurangi dampaknya,” jelas dia.

Sejalan dengan upaya membatasi kenaikan suhu rata-rata permukaan Bumi di bawah 1,5 derajat Celsius, pemerintah Indonesia berupaya menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 29 persen dengan upaya sendiri dan 41 persen dengan dukungan internasional pada 2030.

Baca Juga:  BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Indonesia Mulai Hari Ini

Upaya yang dilakukan untuk menurunkan emisi gas rumah kaca meliputi pengurangan laju deforestasi dan degradasi hutan, pengelolaan hutan lestari, rehabilitasi hutan, pengelolaan lahan gambut dan mangrove, dan peningkatan konservasi keanekaragaman hayati.

Selain itu, pemerintah berupaya mengurangi penggunaan bahan bakar fosil, meningkatkan penggunaan energi baru dan terbarukan, meningkatkan pengelolaan sampah dan limbah, menerapkan sistem pertanian rendah karbon, serta menekan emisi karbon di sektor transportasi. (cnn)

Tags: bmkgMusim panas
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

KPK Periksa Mantan Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin Soal Aliran Uang Pada Kasus Rita Widyasari

Next Post

Puluhan Pedagang di Pasar Tamrin Dapat Timbangan Digital dan Mesin Parut Kelapa

Related Posts

Musim Hujan Kaltim Diperkirakan Berlangsung Lama, Warga Diminta Tetap Siaga hingga Juni 2026
Kaltim

Musim Hujan Kaltim Diperkirakan Berlangsung Lama, Warga Diminta Tetap Siaga hingga Juni 2026

4 Desember 2025, 15:30
Menuju Akhir Tahun, BMKG Prediksi Hujan Turun Setiap Hari di Kaltim
Kaltim

Menuju Akhir Tahun, BMKG Prediksi Hujan Turun Setiap Hari di Kaltim

29 Oktober 2025, 17:00
Hingga Akhir Oktober, Curah Hujan di Kaltim Masuk Kategori Tinggi
Kaltim

Hingga Akhir Oktober, Curah Hujan di Kaltim Masuk Kategori Tinggi

23 Oktober 2025, 09:23
Hujan Deras Menghantui Sebagian Besar Wilayah Kaltim hingga Akhir Tahun
Kaltim

Hujan Deras Menghantui Sebagian Besar Wilayah Kaltim hingga Akhir Tahun

24 Desember 2024, 09:00
BMKG Prediksi 6 Wilayah di Kaltim Mulai Masuk Musim Kemarau Awal Agustus 2024
Kaltim

BMKG Prediksi 6 Wilayah di Kaltim Mulai Masuk Musim Kemarau Awal Agustus 2024

20 Juli 2024, 11:13
Waspada, BMKG Temukan 181 Titik Panas di Kaltim
Kaltim

Waspada, BMKG Temukan 181 Titik Panas di Kaltim

26 Februari 2024, 09:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.