bontangpost.id – Presiden Joko Widodo direncanakan akan berkunjung ke Kota Bontang, pada Kamis (29/2/2024). Dalam lawatannya, orang nomor satu di Indonesia ini bakal meresmikan pabrik bahan peledak PT Kaltim Amonium Nitrat (KAN). Persiapan telah dilakukan terkait dengan skema kedatangan presiden.
Kepala Bandara Khusus PT Badak NGL Rustam Effendi mengatakan ada dua opsi untuk titik kendatangan rombongan presiden. Titik pertama menggunakan bandara PT Badak LNG. Opsi lainnya ialah mendarat di dekat venue peresmian pabrik di Kelurahan Loktuan.
“Sementara ini ada dua titik. Sifatnya masih dinamis. Pada dasarnya kami (bandara PT Badak LNG) siap,” kata Rustam.
Pun tidak menutup kemungkinan, antara lokasi kedatangan dan keberangkatan nantinya berbeda. Sementara pihak bandara sudah melakukan koordinasi dengan Setmilpres, Paspampres, dan Lanud Balikpapan. Bahkan tiga hari lalu dari Lanud Balikpapan sudah tiba di Bontang.
“Mereka sudah mengecek lapangan. Termasuk diskusi dengan ATC,” ucapnya.
Latihan uji mendarat pun sudah dilakukan Selasa (27/2) sekira 11.4. Tiga helikopter latihan mendarat di landasan pacu bandara. Kondisi ini memang dilakukan sebelum melakukan tugas.
Sehubungan dengan jadwal penerbangan di bandara tersebut sudah dilakukan pengaturan ulang. Mengingat ada kegiatan kunjungan presiden di hari yang sama. Pada intinya pada Kamis pagi hari hingga sore tidak ada layanan penerbangan di bandara tersebut. Baik keberangkatan maupun kedatangan pesawat dari Bontang menuju Balikpapan.

“Karena kami persiapkan khusus untuk penyambutan presiden,” tutur dia.
Sesuai jadwal, bandara ini melayani kedatangan pesawat penumpang pada hari tersebut. Tetapi waktunya dipastikan tidak berbenturan. Sebab keberangkatan dari Balikpapan dijadwalkan pukul 15.30.
“Kamis pagi kosong. Penerbangan terakhir itu Rabu pukul 07.00 ke Balikpapan. Baliknya sehari kemudian. Tetapi pengaturan ini mengantisipasi penerbangan tambahan,” terangnya.
Pihak Lanud Balikpapan pun telah meminta pembatasan penerbangan maupun kedatangan pada durasi yang ditentukan. Mulai dari pagi hingga helikopter rombongan presiden melakukan take off dari Bontang. Terkait dengan skema penyambutan di bandara, nantinya presiden bersama rombongan bisa melalui dua skema.
Skema pertama rombongan akan diarahkan menuju pintu keberangkatan. Kemudian keluar dengan iringan mobil yang telah terparkir di pintu masuk bandara. Alternatif berikutnya ialah kendaraan presiden langsung masuk ke area landasan pacu. (ak)







