bontangpost.id – PT Pelni angkat bicara perihal penjualan tiket palsu yang diduga dilakukan oleh oknum tidak bertanggungjawab. Akibatnya, hampir sekitar 100 orang gagal pulang kampung melalui jalur laut di Pelabuhan Loktuan.
Staf PT Pelni Samarinda-Bontang Jusri menyebut, penjualan tiket tambahan secara online itu dipastikan dilakukan oleh calo atau oknum tak bertanggungjawab.
“Kami PT Pelni sudah memasang pengumuman bahwa tiket untuk keberangkatan bulan Juni sudah habis semua,” ujarnya.
Adapun tiket Pelni hanya bisa dibeli di kantor Cabang PT Pelni, travel agen resmi dan aplikasi Pelni mobile atau di bit.ly/DaftarAgenPenjualanPELNI.
Dia pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak sembarangan membeli tiket, apalagi pihaknya sebelumnya sudah mengumumkan secara resmi bahwa tiket kapal sudah ludes.
“Tetap waspada, jangan sampai membeli tiket di luar dari Pelni,” sebutnya.
Baca juga; Modus Jual Beli Tiket Online di Pelabuhan Loktuan, Diduga Banyak Calon Penumpang Kena Tipu
Diketahui, oknum tak bertanggungjawab tersebut menjual hampir 100 tiket palsu. Korbannya diminta untuk melakukan transfer uang terlebih dahulu, sebelum diberikan tiket keberangkatan. Alhasil seluruhnya gagal berangkat melalui KM Binaiya pada Rabu (12/6/2024) kemarin dengan rute Bontang, Awerange Makasar, Labuan Bajo dan Bima. (*)






