bontangpost.id – Pasca sejumlah partai menarik diri dari dukungan kepada Basri Rase, membuat potensi ada poros keempat di Pillkada Bontang, November mendatang.
Pengamat Politik Universitas Mulawarman Budiman mengatakan poros ini besar peluang diisi oleh tiga partai tersisa.“Demokrat, PKB, dan NasDem,” kata Budiman.
Gabungan tiga parpol ini cukup memenuhi ketentuan pengusungan di pilwali. Terkait dengan nama potensial, peluang besar dari PKB ialah Sutomo Jabir.
Sebab nama ini yang muncul dengan maraknya sejumlah baliho di tepi jalan. “Selain Sutomo tidak ada kader dari PKB,” ucapnya.
Sementara pasangannya mengarah kepada Ahmad Bajuri. Kader Partai Demokrat ini memiliki hasil survei yang lumayan tinggi untuk posisi bacawawali.
“Kalau survei internal saya, dia (Bajuri) di urutan pertama,” tutur dia.
Secara etnisitas kedua nama ini menjual. Sebab saling melengkapi dari unsur Bugis dan Jawa. Keduanya tentu akan merebut simpati dari bapaslon lain seperti Neni-AH, Basri-Chusnul, dan Najirah-Aswar.
“Apalagi berbicara sejarah tidak ada incumbent yang menang di pilkada Bontang. Figur baru tentu memiliki peluang,” terangnya.
Potensi tiga parpol ini merapat tentu sangat besar. Mengingat sangat disayangkan jika hanya menjadi pendukung bukan peserta kontestasi politik. Diketahui tiga parpol ini memiliki jumlah kursi enam.
Mengacu hasil pileg, PKB mempunyai empat kursi. Dua kursi dari dapil Bontang Utara melalui Sitti Yara dan Junaidi, satu wakil dari Bontang Selatan yakni Yusuf, dan satu dari Bontang Barat yaitu Bonnie Sukardi.
Sementara Partai Demokrat meraup satu kursi melalui Sumardi. Adapun NasDem ada dua wakil yaitu Faisal dan Muhammad Sahib. (*)







