• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Telan Biaya Hampir Rp2 Triliun, Tiga Jembatan di Kaltim Masih Bermasalah dan Belum Digunakan

by Redaksi Bontang Post
12 November 2024, 14:05
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Jembatan Pela di Kota Bangun. (FOTO: IST)

Jembatan Pela di Kota Bangun. (FOTO: IST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Kaltim – Meski telah selesai dibangun dua jembatan di Kaltim ini belum bisa digunakan. Padahal kedua jembatan itu menjadi jalur transportasi yang vital bagi masyarakat. Yakni penghubung antarprovinsi/kabupaten/kecamatan.

Lalu, ada satu jembatan lagi yang menyisakan masalah sehingga pembangunan tidak diteruskan. Jembatan Aji Tullur Jejangkat (ATJ) sepanjang 1.040 meter, mulai dikerjakan sejak 2012. Menyerap anggaran Rp 300 miliar.

Keberadaan ketiga jembatan tersebut menjadi sorotan karena tak kunjung dimanfaatkan atau selesai. Khusus Jembatan Pulang Balang di PPU, sebelum selesai dan diresmikan Presiden Jokowi September 2024 lalu, sempat bertahun-tahun mangkrak sebelum akhirnya diambil alih pemerintah pusat setelah keberadaan IKN.

Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah IV Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat menyoroti sejumlah proyek pembangunan infrastruktur yang mangkrak di Kalimantan Timur.

 

Berikut ini ketiga jembatan yang belum dimanfaatkan atau selesai:

Jembatan Pela

Jembatan pertama yakni Jembatan Pela di Desa Muara Pela, Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara. Rampung pada 2004 dengan biaya Rp 117 miliar. Sampai hari ini, jembatan yang membentang di atas Sungai Mahakam itu belum dioperasikan. Masalahnya, jalan penghubung jembatan tersebut belum ada.

Baca Juga:  Terkait Pengukuran Tanah Jembatan 2 Sangatta Selatan, BPN Minta Legalitas

Jembatan Martadipura hingga Jembatan Muara Pela, panjangnya mencapai 3,5 kilometer. Mengoperasikan Jembatan Pela, memerlukan jalan penghubung Kecamatan Muara Wis sepanjang 4 kilometer. Tambahan jalan ini karena pada awal pembangunan, jembatan tersebut diproyeksikan untuk menghubungkan tiga kecamatan yakni Kota Bangun, Muara Wis dan Muara Muntai. Dengan demikian, panjang jalan pendekat yang mesti dibangun adalah 7,5 kilometer dengan biaya sekitar Rp 800 miliar.

Jembatan Martadipura menghubungkan kecamatan Kota Bangun bagian utara dengan Kota Bangun bagian selatan, kabupaten Kutai Kartanegara. Diresmikan Menteri Dalam Negeri RI HM Maruf, SE pada 6 Maret 2006. Bisa menghubungkan 5 kecamatan yang selama ini terisolir diakses dengan mudah melalui jalan darat yakni Tabang, Kembang Janggut, Kenohan, Muara Wis, dan Muara Muntai.

Baca Juga:  Camat: Tahun ini Digarap lewat Dana Desa

Jembatan Pulau Balang

Jembatan Pulau Balang, menghubungkan Balikpapan dengan PPU. (FOTO: IST)

Kemudian jembatan Pulau Balang, dibangun sejak 2015 dengan biaya pembangunan Rp 1,43 triliun. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jembatan Pulau Balang yang berada di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim, Minggu (28/07/2024) siang. Presiden mengatakan jembatan ini akan menghubungkan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan kawasan sekitarnya.

Namun sejak diresmikan, jembatan tersebut juga belum difungsikan. Direktur Pembangunan Jembatan BPJN Wida Nur Faidah menyampaikan, setelah diresmikan langsung Presiden Jokowi, jembatan Pulau Balang akan menjadi jalan penghubung antara Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara.

Meskipun telah diresmikan tapi belum bisa mengoperasikan jembatan tersebut untuk umum. Hal ini dikarenakan jalan pendekat dari sisi Kota Balikpapan masih dalam tahap pengerjaan.

Jembatan Pulau Balang terkoneksi dengan Jalan Tol Balikpapan-IKN, sehingga jembatan ini baru bisa dibuka untuk umum dan dioperasikan pada Desember 2024 mendatang.

Baca Juga:  Pembangunan Jembatan di Depan Mata 

Jembatan Aji Tullur Jejangkat

Jembatan Aji Tullur Jejangkat di Kutai Barat. (FOTO: IST)

Beragam alasan untuk dalih tak melanjutkan Jembatan ATJ yang sejatinya dibangun untuk menghubungkan Kecamatan Melak dengan Kecamatan Mook Manaar Bulatn (MMB), dan memangkas jarak tempuh Kutai Barat-Samarinda hingga 100 kilometer. Saat ini hanya menyisakan berdirinya dua pilar raksasa yang belum selesai dibangun layaknya sebuah monumen.

Bupati Kutai Barat FX Yapan mengatakan, terkait kelanjutan pembangunan jembatan ATJ, masih ada pihak tertentu yang berpikir bukan lagi menggunakan aturan, melainkan logika.

“Masyarakat selalu bertanya, logikanya kenapa pemerintah sekarang tidak menyelesaikan itu. Saya pernah katakan, masyarakat tidak pernah menanyakan kenapa pembangunan itu tidak selesai kontrak pada tahun jamak, harusnya itu sudah selesai pada tahun jamak. Tidak boleh melebihi dari masa tugas,” ungkap FX Yapan baru- baru ini. (*) 

Tags: jembatan KaltimPembangunan Jembatan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Terkait Dugaan Basri Rase Kumpulkan Pejabat ASN saat Masa Kampanye, Asisten II; Kami Bakar Ayam, Pak Basri Lewat

Next Post

Telusuri Dugaan Pelanggaran Netralitas TAPPD, Bawaslu Bontang Panggil Tujuh Saksi

Related Posts

Pembangunan Jembatan Dekat Rusunawa Api-Api Habiskan Anggaran Rp4,9 Miliar
Bontang

Pembangunan Jembatan Dekat Rusunawa Api-Api Habiskan Anggaran Rp4,9 Miliar

30 Juli 2024, 17:04
Camat: Tahun ini Digarap lewat Dana Desa
Breaking News

Camat: Tahun ini Digarap lewat Dana Desa

25 Juni 2018, 11:02
Pembangunan Jembatan di Depan Mata 
Breaking News

Pembangunan Jembatan di Depan Mata 

17 Mei 2018, 11:04
Rp 14 Triliun untuk Jembatan Balikpapan-PPU
Kaltim

Rp 14 Triliun untuk Jembatan Balikpapan-PPU

9 Mei 2018, 11:35
Terkait Pengukuran Tanah Jembatan 2 Sangatta Selatan, BPN Minta Legalitas
Breaking News

Terkait Pengukuran Tanah Jembatan 2 Sangatta Selatan, BPN Minta Legalitas

8 Mei 2018, 11:00
BPN Ogah Ngukur, Takut Tanah TNK 
Breaking News

BPN Ogah Ngukur, Takut Tanah TNK 

2 Mei 2018, 11:03

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.