• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Rp 14 Triliun untuk Jembatan Balikpapan-PPU

by BontangPost
9 Mei 2018, 11:35
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Taufik Fauzi, Yusran Aspran(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Taufik Fauzi, Yusran Aspran(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Dana segar sebesar Rp 14 triliun akan digelontorkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dan pemerintah pusat. Anggaran ini untuk merealisasikan pembangunan jembatan penghubung Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Rencananya proyek raksasan ini mulai dikerjakan akhir tahun 2018 ini.

Kepastian itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim, M Taufik Fauzi pada rapat koordinasi Gubernur Awang Faroek Ishak dengan para Bupati dan Wali Kota se-Kaltim, Senin (7/5) lalu. Pada kesempatan itu, Taufik menyebut, pembangunan jembatan tersebut akan dimulai November mendatang.

Pembangunan jembatan yang nantinya melintasi Teluk Balikpapan ini menyerap alokasi anggaran sebesar Rp 14 trilun. Dana tersebut berasal dari alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kaltim dan Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN).

Baca Juga:  Hilal Tak Tampak di Samarinda, Pemerintah Tetapkan Awal Puasa 17 Mei

“Jembatan Balikpapan-PPU itu segera dibangun. Bentuknya akan dibangun dengan konstruksi dua jalur. Kemudian ada untuk jalur sepeda motor dan pejalan kaki,” ungkapnya.

Kata dia, proyek tersebut telah mendapatkan persetujuan Menteri PUPR RI. Sedangkan pemrakarsa akan melibatkan PT Waskita Toll Road, PT Borneo Kaltim, Perusahaan Daerah (Perusda) Benuo Taka, dan Perusda Manuntung.

“Ada empat perusahaan konsorsium yang pemrakarsa jembatan tol Balikpapan-PPU ini. Sementara ini baru pencanangan dari Gubernur. Nanti pada saatnya Presiden akan melakukan groundbreaking,” ujarnya.

Sementara untuk dokumen teknis, kini sedangkan diproses Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Dokumen tersebut meliputi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan persyaratan teknis lainnya.

“Kalau Amdal sudah selesai ditangani Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltim. Kemudian persyaratan lain sudah ditangani pihak terkait. Targetnya semua dokumen teknis selesai Mei ini,” sebut Taufik.

Baca Juga:  Kaltim Dipercaya Jadi Tuan Rumah IEFE 2018

Sebelum dilaksanakan groundbreaking, seluruh dokumen teknis tersebut akan dievaluasi konsultan ahli. Para konsultan dihimpun dari konsultan independen yang berasal dari Hongkong. “Konsultan independen itu ditunjuk PT Waskita Toll Road. Mereka berasal dari Hongkong dan ahli jembatan Indonesia,” tambah dia.

Sebelum memulai pembangunan jembatan tol terpanjang di Kaltim itu, Menteri PUPR telah memerintahkan agar terlebih dulu dievaluasi konstruksi jembatan. Evaluasi tersebut bertujuan mematangkan seluruh konsep dan teknis pembangunan jembatan.

“Makanya sekarang ini PT Waskita Toll Road memberi pekerjaan pada konsultan independen dari Hongkong untuk bekerja. Batas waktunya 10 hari. Setelah itu, kami akan sampaikan hasilnya pada publik,” sebutnya.

Menanggapi pembangunan jembatan tersebut, Bupati PPU, Yusran Aspar mengungkapkan, groundbreaking akan dilakukan gubernur dan pemerintah pusat pada 13 Mei mendatang. Hal ini berdasarkan informasi yang dihimpun dalam rapat evaluasi proyek strategis nasional dan daerah yang dilaksanakan Senin (7/5) lalu,

Baca Juga:  Abdul Kadir Resmi Dilantik

Kata Yusran, setelah groundbreaking, tahapan pembangunan jembatan akan dilanjutkan pelelangan. Dia mengaku seluruh pembangunan jembatan akan dilakukan pembagian secara merata dari pemerintah daerah dan pusat.

“Paling besar dananya dari PT Waskita Toll Road. Kalau tidak salah 60 persen. PPU melalui perusda sebanyak 15 persen. Sementara Balikpapan sebanyak 5 persen. Provinsi 20 persen. Sekarang sudah ada penyertaan modal awal untuk pendirian perusahaan konsorsium,” ungkap Yusran. (*/um)

Tags: Balikpapan-PPUMetro SamarindaPembangunan Jembatan
Share3TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jelang Ramadan, Pasokan Ikan Samarinda Stabil

Next Post

Perda Jadi Alat “Cuci Tangan”………..? 

Related Posts

Telan Biaya Hampir Rp2 Triliun, Tiga Jembatan di Kaltim Masih Bermasalah dan Belum Digunakan
Kaltim

Telan Biaya Hampir Rp2 Triliun, Tiga Jembatan di Kaltim Masih Bermasalah dan Belum Digunakan

12 November 2024, 14:05
Pembangunan Jembatan Dekat Rusunawa Api-Api Habiskan Anggaran Rp4,9 Miliar
Bontang

Pembangunan Jembatan Dekat Rusunawa Api-Api Habiskan Anggaran Rp4,9 Miliar

30 Juli 2024, 17:04
Jembatan Tol Balikpapan-PPU Didesain Ulang
Kaltim

Jembatan Tol Balikpapan-PPU Didesain Ulang

16 Agustus 2021, 14:00
Tinggi Jembatan Tol Balikpapan-PPU Disepakati 65 Meter
Kaltim

Tinggi Jembatan Tol Balikpapan-PPU Disepakati 65 Meter

3 Juni 2021, 20:00
Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.