• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Jelang Ramadan, Pasokan Ikan Samarinda Stabil

by BontangPost
9 Mei 2018, 11:31
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
STABIL: Warga tengah memilih ikan di salah satu pasar di Samarinda. Menjelang bulan Ramadan, pasokan ikan di Samarinda terpantau stabil.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

STABIL: Warga tengah memilih ikan di salah satu pasar di Samarinda. Menjelang bulan Ramadan, pasokan ikan di Samarinda terpantau stabil.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Sebagai daerah dengan penduduk mayoritas muslim, Kaltim akan menghadapi permintaan ikan yang meningkat tajam di Ramadan. Pada 10 hari menjelang ibadah puasa tahunan umat Islam tersebut, pasokan ikan di sejumlah pasar di Samarinda terpantau stabil.

Penjual ikan di Pasar Segiri Samarinda, Ibrahim (23) mengaku stabilnya pasokan ikan. Namun hal itu berbanding terbalik dengan harga jualnya yang mulai melonjak. Pasalnya sudah sebulan berlalu, harga ikan laut terus mengalami peningkatan.

Kata dia, harga ikan akan semakin meningkat seiring melonjaknya permintaan masyarakat pada Ramadan. Merujuk tahun sebelumnya, kenaikan harga ikan di bulan suci tersebut diperkirakan mencapai Rp 10 ribu per kilogram.

Ibrahim mengungkapkan, tiga bulan yang lalu, harga ikan masih terbilang stabil. Menjelang Ramadan, dia terpaksa menambah modal setiap kilogram ikan. “Tiga hari yang lalu ikan pernah kosong. Kalau pun ada, saya berebut dengan teman-teman pedagang lain. Terus hari ini (kemarin, Red.), harga ikan naik,” ungkap Ibrahim, Selasa (8/5) kemarin.

Baca Juga:  Lima Nama Lolos Wawancara Balon Wawali Samarinda

Setiap hari, lanjut dia, Ibrahim dapat menjual ikan paling sedikit 150 kilogram (kg). Jika sedang banyak pembeli, ikan yang dijual bisa mencapai 200 kg. Karena itu, semakin banyak pula keuntungan yang didapatnya.

Demi mendapat ikan laut, pria berkumis itu harus bangun pukul 04.00 Wita. Bersama puluhan pedagang lainnya, dia menunggu dan berebut ikan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Selili Samarinda.

“Sebelum subuh sudah berangkat. Dapat ikan di Selili itu susah juga sih. Karena banyak pedagang. Tidak hanya di Samarinda saja. Tetapi itu sudah biasa ya,” ujarnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltim, Nursigit mengungkapkan, setiap hari produksi ikan di tujuh PPI Benua Etam mencapai 100 ton. Ikan tersebut berasal dari PPI Paser, Penajam Paser Utara (PPU), Balikpapan, Samarinda, Bontang, Kutai Timur, dan Berau.

Baca Juga:  Peningkatan Kualitas SDM Prioritas 

“Kalau rata-rata tiap kilogram dijual Rp 30 ribu, maka uang yang beredar setiap hari di PPI bisa mencapai Rp 3 miliar. Jadi di PPI itu sumber transaksi rakyat yang sangat menguntungkan bagi masyarakat dan dapat menambah pendapatan daerah,” ungkapnya.

Kata dia, ikan yang dibongkar di PPI tidak hanya berasal dari perairan Kaltim. Tetapi juga didatangkan dari Sulawesi Selatan dan Kalimantan Selatan. Pasokan dari beragam daerah tersebut menjadikan Kaltim sebagai daerah dengan swasembada ikan.

Selain itu, konsumsi ikan di Kaltim terbilang tinggi. Di tingkat nasional, setiap tahun konsumsi rata-rata per kapita berada di angka 39 kg setiap tahun. Sedangkan konsumsi ikan di Kaltim  mencapai 47,05 kg.

Baca Juga:  Video Mesum Pelajar Kembali Tersebar

“Artinya konsumsi ikan per kapita setiap tahun di Kaltim sudah melebihi delapan digit konsumsi nasional. Konsumsi ikan ini meningkat terus karena ada program gemar makan ikan di anak-anak sekolah dan perguruan tinggi,” ujarnya.

Atas dasar itu, dia menyakinkan, pasokan ikan menjelang bulan Ramadan tidak akan terganggu. Pasalnya, hingga kini Kaltim masih melakukan ekspor ikan di beragam negara. Kondisi demikian terjadi karena pasokan ikan melebihi kebutuhan daerah.

“Kaltim mengekspor udang, kakap merah, tenggiri, bawal, kerapu, dan komoditi lainnya. Walaupun bulan puasa, pasokan ikan di daerah tetap aman. Tidak ada masalah. Karena sampai sekarang Kaltim masih swasembada,” pungkasnya. (*/um)

Tags: bulan ramadanpasokan ikansamarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kaltim Punya 660.782 Hektare Perhutanan Sosial

Next Post

Rp 14 Triliun untuk Jembatan Balikpapan-PPU

Related Posts

Andi Harun Protes ke Pemprov Kaltim, 49.742 Warga Miskin Samarinda Terancam Kehilangan JKN
Kaltim

Andi Harun Protes ke Pemprov Kaltim, 49.742 Warga Miskin Samarinda Terancam Kehilangan JKN

11 April 2026, 11:30
72 Bangunan di Bantaran Sungai Karang Mumus Dibongkar
Kaltim

72 Bangunan di Bantaran Sungai Karang Mumus Dibongkar

23 Desember 2022, 10:00
Kelelahan Mengemudi dari Kutim, Penabrak Ruko di Samarinda Jadi Tersangka
Kaltim

Kelelahan Mengemudi dari Kutim, Penabrak Ruko di Samarinda Jadi Tersangka

21 April 2022, 10:00
Sopir yang Diduga Penyebab Kebakaran Ruko di Samarinda Diamankan
Kaltim

Sopir yang Diduga Penyebab Kebakaran Ruko di Samarinda Diamankan

18 April 2022, 11:30
Modus Pengobatan Alternatif, Komplotan Penipu Diringkus saat Hendak Beraksi
Kriminal

Modus Pengobatan Alternatif, Komplotan Penipu Diringkus saat Hendak Beraksi

14 April 2022, 12:30
Balikpapan Siap Jadi Ibu Kota Kaltim
Kaltim

Balikpapan Siap Jadi Ibu Kota Kaltim

19 September 2021, 10:25

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.