BONTANGPOST.ID, Bontang – DPRD Kota Bontang menyayangkan pembangunan Tugu PKK di simpang empat Tanjung Laut.
Berdasarkan pantauan, ACP di bagian atas tugu sudah mulai terkelupas. Adapun konstruksi tugu yang merupakan bentuk bambu tersebut tampak tidak rata.
Selain itu, kondisi ornamen burung Kuntuk Perak yang berada di atas tugu juga dinilai tidak sesuai dengan desain awal.
“Alasan dari kontraktor, sayap burung kuntul ini sengaja dibuat berlubang untuk jalur angin. Tetapi di desain kan tidak berlubang. Enggak bisa diterima alasan seperti itu,” ucap Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang Alfin Rausan Fikry.
Ia meyakini bila seluruh desain sudah melalui perhitungan. Termasuk jalur angin, sehingga mestinya tidak ada alasan demikian.
Lebih lanjut, kata dia, tidak dapat dilakukan perubahan konstruksi pada bangunan yang sudah berdiri. Hanya, ia meminta kontraktor untuk merapikan bagian-bagian tertentu. Seperti merapikan plester, cat-cat yang tidak rata, hingga perbaikan ACP dan ornamen burung.
Sementara Anggota Komisi C DPRD Kota Bontang Muhammad Sahib juga meminta dilakukan pembongkaran di bagian atas tugu.
“Saya minta dibongkar hari ini. Supaya enggak malah menimbulkan persepsi negatif di masyarakat dengan kondisi ini,” ujarnya.
Adapun Kabid Tata Ruang dan Bangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang Robysai Manassa Malisa menuturkan, seluruh masukan bakal segera diperbaiki.
Menurutnya, hasil pembangunan tersebut pun dinilai kurang memuaskan, bila melihat kondisi konstruksinya.
“Ada masa pemeliharaan. Kami akan kawal terus agar kontraktor tetap bertanggung jawab memperbaiki hal-hal yang diminta,” tandasnya. (*)






