• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Tiga Daerah di Kaltim Calon Kuat Lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, Salah satunya Tetangga Bontang

by Redaksi Bontang Post
21 Februari 2025, 18:18
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi (Komisi XII DPR RI)

Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi (Komisi XII DPR RI)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID – Wilayah Kaltim masuk dalam lokasi potensial pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).

Berdasarkan hasil kajian Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) yang kini dilebur ke dalam Badan Riset dan Inovasi (BRIN), ada 3 lokasi potensial pembangunan PLTN di Kaltim.

Yakni di Kutai Timur (Kutim), Penajam Paser Utara (PPU), dan Kutai Kartanegara (Kukar).

Informasi mengenai lokasi potensial pembangunan PLTN itu disampaikan Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (18/2).

“Sebetulnya dulu BATAN telah mengidentifikasi 28 lokasi di Indonesia. Jadi saat ini ditindaklanjuti oleh BRIN dan lokasi-lokasi tersebut itu ada di Semenanjung Muria, Banten, Pulau Bangka, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Batam, Nusa Tenggara Barat, dan seterusnya,” katanya.

Baca Juga:  Kaltim Tawarkan Pembangunan PLTN ke Jepang

Dia melanjutkan lokasi yang memiliki potensi untuk pembangunan PLTN tersebut harus dilakukan evaluasi lagi.

Karena akseptasi atau penerimaan dari masyarakat juga perlu diperbarui lagi melalui survei yang dilakukan oleh BRIN.

“Bagaimana kondisi pertanahannya seperti apa, semua harus mulai di-review kembali tentang data-data ini. Karena sudah lampau data Batan yang dulu pernah dilakukan,” ujarnya

Oleh karena itu, terkait dengan pembangunan PLTN ini, menurut Eniya karena Indonesia merupakan negara kepulauan maka ada perbedaan kebutuhan listrik.

Di mana antar wilayah berbeda. Sehingga kapasitas giga watt-nya juga akan berbeda.

“Apakah kita nanti akan menggunakan SMR (Small Modular Reactor) ataupun land based (lahan tapak) yang lebih besar 1.000 MW dan seterusnya, kita akan melihat nanti.  Sesuai kebutuhan lokasi. Lalu jenis teknologinya yang akan dipakai seperti apa. Dan ini semua juga disesuaikan dengan sistem PLN yang grid-nya PLN seperti apa. Akan disesuaikan,” ucapnya.

Baca Juga:  Investasi Rp 500 Miliar, Minat Bangun Reaktor di Kota Minyak

Berdasarkan data BATAN yang kini berada di BRIN, ada 28 lokasi potensial untuk pembangunan PLTN di Indonesia.

Di mana, 42,9 persen lokasi potensial selesai skrining faktor penolak, lalu 42,9 persen masih dalam tahap pra-survei.

Kemudian, 3,6 persen dalam tahap penapisan, dan 10,7 persen telah selesai disurvei.

Untuk wilayah Kaltim, ada 3 lokasi potensial. Yakni di Sangatta, Kutim, kemudian di Kecamatan Babulu, PPU, dan Kecamatan Samboja, Kukar.

Ketiga lokasi potensi untuk pembangunan PLTN ini, telah melalui tahapan pra-survei oleh BATAN. Dan masing-masing memiliki potensi untuk menghasilkan kapasitas listrik 1 giga watt. (*) 

Tags: pltn
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Neni-Agus Targetkan 17 Program dalam 100 Hari Kerja, Mulai Aturan Wajib Belajar Siswa hingga Zero Kemiskinan Ekstrem

Next Post

Pastikan Kelancaran Pasokan Gas, Pupuk Kaltim Teken PJBG dengan Pertamina

Related Posts

Kaltim Tawarkan Pembangunan PLTN ke Jepang
Kaltim

Kaltim Tawarkan Pembangunan PLTN ke Jepang

20 November 2019, 14:00
Investasi Rp 500 Miliar, Minat Bangun Reaktor di Kota Minyak
Feature

Investasi Rp 500 Miliar, Minat Bangun Reaktor di Kota Minyak

22 Februari 2019, 17:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.