BONTANGPOST.ID, Bontang – Menambang batu bara berkedok pematangan lahan di Kota Samarinda khususnya di Kecamatan Palaran masih saja banyak ditemukan. Seperti aktivitas penambangan batu bara yang ketahuan warga di Jalan Niaga, RT 19, Kelurahan Handil Bakti, Jumat (11/7/2025) lalu.
Warga sekitar yang mengetahui di lokasi seluas kurang lebih 10 hektare tersebut, diherankan dengan kegiatan pengerukan batu bara di area bukit yang dikeruk dan tanahnya digunakan untuk menimbum area perumahan.
Ironisnya kegiatan penambangan batu bara yang dilakukan itu dekat dengan rumah warga. Bahkan jaraknya kurang dari 30 meter. Dari foto yang diterima media ini. Satu ekskavator terlihat sedang mengeruk emas hitam hingga menggunung. Namun ketika media ini menyambangi lahan yang dikelola RAIN Realty itu pada Sabtu (12/7/2025), batu bara tampak telah rata.
Hilangnya gunungan batu bara di lahan yang diketahui masuk area konsesi Insani Bara Perkasa (IBP) itu menimbulkan kecurigaan batu bara telah diangkut.
Tetapi dugaan itu dibantah Silver, Koordinator Keamanan RAIN Realty. Ia menyebut batu bara yang menggunung itu tidak diangkut apalagi dijual, tetapi ditimbun kembali agar tanah menjadi rata.
“Jadi foto itu memang benar. Tapi batu baranya tidak diangkut. Rencananya mau dihampar, tapi baru rencana. Cuma diambil tanahnya lalu ditimbun ke sebelah (area perumahan), karena ini masih satu area lahan,” ucapnya.
Silver menyebut, alat yang ada di lokasi itu adalah milik PT ABM. “Yang diambil itu tanah clay (tanah liat), tapi karena ada batu bara (lapisan, Red) maka ini (batu bara) dikeruk dulu, tapi tidak diangkut,” ujarnya.
Dikonfirmasi, Lurah Handil Bakti, Mukti Fajar, mengatakan yang diketahuinya di lokasi tersebut sedang dilakukan kegiatan dibangun perumahan. “Mengenai hal ini (penambangan batu bara) saya akan cek ke lapangan,” katanya. (oke/nha/kpg)







