BONTANGPOST.ID, Bontang – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kota Bontang diserbu ratusan warga. Hingga Selasa pagi (29/07/2025), tercatat lebih dari 400 warga telah mendaftarkan diri untuk mengantre membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Kegiatan ini berlangsung di halaman parkir Stadion Bessai Berinta Lang-Lang. Bahan pokok yang dijual pun cukup lengkap, mulai dari beras medium seharga Rp60.000, beras premium Rp75.000, gula pasir Rp18.500 per kilogram, tepung terigu Rp11.000 per kilogram, hingga telur ayam yang dibanderol Rp53.000 per piring.
Ina (31), warga Kelurahan Bontang Baru, mengaku datang sejak pukul 07.00 dan mendapatkan nomor antrean ke-40. Ia sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan.
“Event seperti ini kan jarang, tidak setiap bulan. Lumayan banget bisa bantu pengeluaran bulanan,” katanya.
Sementara Rosmiati (36), warga Berebas Tengah yang mendapat nomor antrean ke-100, berharap kegiatan seperti ini bisa digelar lebih sering karena sangat membantu warga, terutama dalam menghadapi kenaikan harga bahan pokok.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Bontang Debora Kristiani, mengatakan sistem antrean dan pembatasan pembelian diberlakukan agar distribusi merata dan tidak terjadi penimbunan. Masing-masing warga hanya diperbolehkan membeli maksimal dua jenis bahan pokok dari setiap item yang disediakan.
“Tujuannya supaya semua kebagian, terutama untuk komoditas seperti beras. Jangan sampai hanya segelintir orang yang bisa beli dalam jumlah banyak,” ujar Debora.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan di tengah masyarakat. (Dwi Kurniawan Nugroho)







