• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

PT Pelindo Tanggung Biaya Kerusakan Dermaga

by BontangPost
14 Juni 2017, 12:54
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
KOMITMEN: General Manager PT Pelindo Herdin Hasyim (kiri) harus menanggung biaya kerusakan jalan dermaga pelabuhan umum Loktuan.(FOTO : (ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST))

KOMITMEN: General Manager PT Pelindo Herdin Hasyim (kiri) harus menanggung biaya kerusakan jalan dermaga pelabuhan umum Loktuan.(FOTO : (ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST))

Share on FacebookShare on Twitter

Termuat dalam MoU antara PT Pelindo dengan Pemkot Bontang

BONTANG – Tiga lubang yang ditutup oleh plat baja di akses jalan dermaga pelabuhan umum Loktuan segera diperbaiki. Perbaikan tersebut menjadi tanggung jawab sepenuhnya PT Pelindo IV. Pembahasan mengenai masalah tersebut diputuskan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan komisi II dan III DPRD.

Teka-teki siapa yang akan menanggung kerusakan akses jalan dermaga pelabuhan umum Loktuan terjawab setelah ada memorandum of understanding (MoU) terkait pengelolaan biaya pemeliharaan pelabuhan Loktuan. Dalam MoU tersebut mengatakan bahwa segala biaya pemeliharaan akan dibebankan kepada PT Pelindo.

“Bunyi pasal 6 ayat 2 dalam MoU tersebut mengatakan jikalau kasus ini masuk dalam biaya pemeliharaan pelabuhan Loktuan maka dibebankan kepada PT Pelindo. Namun, jika untuk investasi maka perlu ada perubahan MoU. Kerjasama pemanfaatan ini dengan model bagi hasil keuntungan. Total seluruh aset pelabuhan umum Loktuan sebesar Rp 129 miliar pada tahun 2016. Sebanyak 388 juta per tahunnya harus disetor PT Pelindo kepada Pemkot Bontang,” ungkap Kasubid Penilaian BPKD Aset Dedi Haryanto.

Baca Juga:  Jalan Pendekat ke Pelabuhan Sangatta Segera Rampung, PU Target Satu Minggu Siap Dilewati 

Sementara pihak PT Pelindo telah mendapat surat dari Wali Kota terkait perbaikan akses dermaga pelabuhan umum Loktuan. “Kami telah melakukan gerak cepat menangani masalah ini. Direksi dan tim teknis telah melakukan survei terhadap kerusakan ini. Secepatnya bagaimana teknis perbaikan akan kami lakukan setelah Rencana Anggaran Biaya (RAB) disusun,” ucap General Manager PT Pelindo IV Herdin Hasyim.

Kerusakan tersebut terjadi karena adanya muatan Amonium Nitrat dari PT KNI yang melebihi kekuatan beban jalan dermaga. Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masuk akibat aktivitas bongkar-muat PT KNI sangatlah besar.

“Tahun 2015 sebesar Rp 1,603 miliar, tahun 2016 naik menjadi Rp 1,620 miliar, sedangkan tahun 2017 sampai bulan Mei sebesar Rp 419 juta. Setiap tahun ada peningkatan, tergantung inflasi Bank Indonesia. Tetapi, apabila menurun maka yang menjadi patokan ialah tahun sebelumnya,” tambah Herdin Hasyim.

Baca Juga:  Komisi II dan III Minta Pengurangan Beban Muatan,Targetkan Sebulan Kepada PT Pelindo IV 

Anggota Komisi II DPRD Abdul Kadir Tappa menyarankan perlu ada komunikasi dengan PT KNI. “Komunikasikan dengan pihak PT KNI siapa tahu ada budget mengenai biaya pemeliharaan ini, dapat di-handle bersama,” pungkasnya. (*/ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: pelabuhanPT Pelindo
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jelang Arus Mudik, Polres Bontang Pantau Jalan Rusak Poros Bontang-Samarinda

Next Post

Antisipasi Pengemis, Satpol Jaga 24 Jam

Related Posts

Antisipasi Virus Corona, Pemeriksaan Penumpang Pelabuhan Diperketat
Nasional

Antisipasi Virus Corona, Pemeriksaan Penumpang Pelabuhan Diperketat

24 Januari 2020, 09:23
Pelabuhan Kenyamukan Ganti Nama
Breaking News

Pelabuhan Kenyamukan Ganti Nama

20 Desember 2018, 15:15
Kedatangan Kapal Molor, Penumpang Jenuh
Bontang

Kedatangan Kapal Molor, Penumpang Jenuh

19 Desember 2018, 16:15
Seribu Orang Mudik Natal 
Bontang

Seribu Orang Mudik Natal 

19 Desember 2018, 16:10
Tiga Keberangkatan Sepi Penumpang
Bontang

Tiga Keberangkatan Sepi Penumpang

14 Desember 2018, 17:55
Causeway Mangkrak Dua Tahun
Breaking News

Causeway Mangkrak Dua Tahun

11 November 2018, 15:30

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.