• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Konflik Pokir Memanas, DPRD Kaltim Tuding Gubernur Hambat Aspirasi Rakyat

by Redaksi Bontang Post
6 April 2026, 15:44
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi Gedung DPRD Kaltim

Ilustrasi Gedung DPRD Kaltim

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID – Ketegangan antara legislatif dan eksekutif di Provinsi Kalimantan Timur kian memanas. Ratusan usulan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kaltim terancam tidak terealisasi akibat perbedaan tajam dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Hingga Minggu (5/4/2026), belum tercapai kesepakatan. DPRD Kaltim tetap mengusulkan sekitar 160 program hasil kerja Panitia Khusus (Pansus). Sementara itu, TAPD dikabarkan hanya bersedia mengakomodasi sekitar 25 usulan.

Selisih yang signifikan ini memicu kekhawatiran bahwa aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui reses berpotensi gugur sebelum masuk tahap pembahasan.

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, menegaskan bahwa 160 usulan tersebut merupakan harga mati. Ia menyebut angka itu mencerminkan kebutuhan riil masyarakat yang telah melalui proses panjang dan kolektif.

Baca Juga:  Musrenbang dan Pokir Harus Sejalan

“DPRD tetap menginginkan angka 160 itu. Pimpinan dan anggota satu suara. Ini angka paling konkret dan harus diperjuangkan tanpa pembahasan ulang,” tegasnya.

Meski tensi meningkat, Ekti memastikan pihaknya masih membuka ruang dialog dengan Gubernur dan TAPD. Ia mengakui pimpinan DPRD harus bekerja ekstra keras untuk memperjuangkan usulan Pansus agar dapat disinkronkan sebelum masuk tahap Rancangan APBD (RAPBD).

Kritik lebih keras disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi. Ia menilai TAPD keliru memandang posisi DPRD sebagai mitra pemerintah.

“DPRD adalah mitra sejajar, bukan bawahan. Pokir ini adalah aspirasi masyarakat yang kami serap melalui reses dan kunjungan dapil. Gubernur tidak boleh mendiskreditkan dewan dan mencederai hak politik kami,” ujarnya.

Baca Juga:  Musrenbang dan Pokir Harus Sejalan

Reza juga menyoroti potensi intervensi terhadap Pokir agar mengikuti program unggulan gubernur. Menurutnya, hal tersebut seolah memaksa DPRD ikut membiayai janji politik eksekutif.

Secara regulasi, ia merujuk pada Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 yang memberikan ruang bagi DPRD untuk mengusulkan program secara mandiri, selama tetap selaras dengan RPJMD dan kemampuan keuangan daerah.

Kini, waktu menjadi faktor krusial. Batas akhir penginputan data ke Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) tinggal menghitung hari, yakni tujuh hari sebelum Musrenbang tingkat provinsi.

Jika kesepakatan tidak segera tercapai, ratusan usulan pembangunan untuk masyarakat Kalimantan Timur terancam hilang akibat hambatan teknis dan birokrasi. (prokal)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Pokir
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Belum Penuhi Standar IPAL, 12 Dapur MBG Kutim Dihentikan Sementara

Next Post

9 Dapur MBG di Bontang Dihentikan karena IPAL Tak Standar, 13 Ribu Pelajar Terdampak

Related Posts

Musrenbang dan Pokir Harus Sejalan
Bontang

Musrenbang dan Pokir Harus Sejalan

8 Maret 2018, 11:50

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.