BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang menyiapkan langkah darurat untuk menangani persoalan sampah di Kampung Malahing, Kelurahan Tanjung Laut Indah, setelah fasilitas penampungan ambruk.
Kepala DLH Bontang Heru Triatmojo, mengatakan pihaknya akan meningkatkan frekuensi pengangkutan sampah langsung dari kawasan permukiman atas air ke darat.
Sebelumnya, pengangkutan hanya dilakukan dua kali dalam sebulan. Namun, kondisi darurat membuat jadwal tersebut akan ditambah agar sampah tidak menumpuk di lingkungan warga.
“Kemungkinan akan lebih sering. Jumat kemarin sudah kami angkut, dan Minggu juga sudah dijadwalkan kembali,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu (25/4/2026).
Untuk sementara, warga diminta memanfaatkan tong sampah berukuran besar yang tersedia di sejumlah titik. Sampah kemudian akan dikumpulkan di lokasi sementara sebelum diangkut ke darat.
Terkait pembangunan kembali fasilitas penampungan sampah, DLH masih membahas teknisnya bersama pihak kelurahan dan perusahaan.
“Anggaran terbatas. Kemungkinan kami akan meminta dukungan perusahaan untuk pembangunan fasilitas baru,” jelasnya.
Diketahui, fasilitas penampungan sampah di Malahing roboh pada Kamis (23/4/2026) malam sekitar pukul 19.30 Wita. Kejadian tersebut sempat membuat panik warga karena bangunan ambruk hingga tenggelam ke laut.
Warga langsung berupaya mengevakuasi barang yang masih bisa diselamatkan dari lokasi kejadian.
Ketua RT 30 Tanjung Laut Indah, Nasir, menyebut tanda-tanda kerusakan sebenarnya sudah terlihat beberapa hari sebelumnya.
“Tiga hari sebelumnya sudah mulai goyang saat hujan dan angin. Baru roboh setelah magrib,” ujarnya. (*)







