• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pupuk Kaltim

Tekan Biaya Produksi, Pupuk Kaltim Latih Pembudidaya Bontang Buat Pakan Ikan Mandiri

by Redaksi Bontang Post
26 Agustus 2026, 21:21
in Pupuk Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Pupuk Kaltim melatih 30 pembudidaya Bontang membuat pakan ikan mandiri untuk menekan biaya produksi dan meningkatkan efisiensi usaha.

Pupuk Kaltim melatih 30 pembudidaya Bontang membuat pakan ikan mandiri untuk menekan biaya produksi dan meningkatkan efisiensi usaha.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Dalam mengoptimalkan pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas usaha binaan, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) bekali 30 pelaku usaha perikanan di Kota Bontang keterampilan membuat pakan secara mandiri. Hal ini sebagai upaya perusahaan mendorong efisiensi biaya produksi sekaligus meningkatkan kemandirian pelaku budidaya binaan.

VP TJSL Pupuk Kaltim, Rezha Abdillah, mengatakan penguatan kapasitas masyarakat menjadi salah satu fokus perusahaan, agar bisa mengembangkan potensi secara mandiri dan berkelanjutan. Pembuatan pakan ikan merupakan salah satu bentuk intervensi yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan nyata para pembudidaya.

Di mana pakan merupakan komponen sangat penting dalam budidaya, baik dari sisi pertumbuhan dan kualitas ikan maupun dari aspek produksi. Untuk itu, kemampuan membuat pakan secara mandiri diharapkan menjadi alternatif bagi pembudidaya untuk mengoptimalkan biaya usaha, sekaligus memanfaatkan berbagai potensi bahan baku lokal yang tersedia.

“Pelatihan tidak hanya memberi pemahaman secara teori, tapi juga dilengkapi praktik langsung pembuatan pakan. Sehingga peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan dalam kegiatan usaha masing-masing,” ujar Rezha, saat mengawali kegiatan di Sekretariat HPPK Bontang Kuala, belum lama ini.

Baca Juga:  Pupuk Kaltim Tingkatkan Kapasitas RS PKT Grup Senilai Rp2,6 Miliar

Dijelaskan Rezha, pendekatan pemberdayaan berbasis keterampilan sejalan dengan komitmen Pupuk Kaltim untuk terus menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, sehingga memiliki kapasitas untuk mengembangkan usaha dan mengambil manfaat ekonomi dari potensi yang dimiliki.

“Berbekal keterampilan yang didukung potensi bahan baku lokal, peserta dapat mencari formulasi yang sesuai dengan kebutuhan budidaya, sekaligus mempertimbangkan aspek kualitas dan efisiensi biaya. Inilah sasaran pelatihan ini dilaksanakan,” lanjut Rezha.

Selama pelatihan, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan menyeluruh pembuatan pakan ikan sejak tahap awal. Termasuk penyusunan formulasi pakan menggunakan metode Persegi Pearson (Pearson Square), hingga kalkulasi sederhana dengan Microsoft Excel untuk menentukan komposisi bahan sesuai kebutuhan nutrisi ikan.

Pelatihan turut mencakup evaluasi mutu pakan, serta manajemen pemberian pakan yang meliputi kualitas, dosis, frekuensi, dan metode pemberian, sehingga pakan yang dihasilkan dapat dimanfaatkan secara efektif untuk mendukung produktivitas budidaya.

Baca Juga:  Kembangkan Komoditas Lokal, Pupuk Kaltim Beri Dukungan Agri Input Bagi Petani Cabai Guntung

“Tujuan akhirnya adalah kemandirian. Kami ingin masyarakat memiliki kemampuan mengembangkan usaha sendiri, melakukan inovasi, dan terus meningkatkan kapasitasnya,” tambah Rezha.

Mewakili Pemkot Bontang, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3), Ahmad Aznem, menyambut positif langkah Pupuk Kaltim membekali keterampilan pembuatan pakan bagi para pembudidaya ikan.

Menurut Aznem, pakan merupakan salah satu persoalan utama dalam budidaya ikan, dengan komponen biaya yang mencapai 60-70 persen dari total biaya produksi. Maka bekal pelatihan ini akan menjadi nilai tambah bagi pembudidaya lokal, karena mereka tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pakan komersial.

Dengan kemampuan formulasi dan pengolahan yang tepat, pembudidaya dapat menyesuaikan bahan pakan dengan kebutuhan ikan serta kondisi usaha masing-masing.

“Ini hebatnya pemberdayaan Pupuk Kaltim, karena membekali masyarakat dalam hal keilmuan dan keterampilan. Jadi para pembudidaya bisa mengolah sendiri, kemudian memproduksi pakan dalam jumlah yang lebih banyak,” ungkap Aznem.

Dirinya berharap pelatihan ini dapat menjadi pemicu peserta untuk terus mengembangkan inovasi. Menurutnya, keberlanjutan program pemberdayaan akan semakin kuat jika masyarakat mampu mengembangkan sendiri pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh.

Baca Juga:  Pertahankan Predikat Pelabuhan Sehat, Pupuk Kaltim Pastikan Penyelenggaraan Kepelabuhanan Sesuai Permenkes

Begitu pula dengan semangat kemandirian, menjadi hal penting dalam pemberdayaan masyarakat. Bekal pelatihan yang diberikan merupakan modal awal bagi masyarakat untuk berkembang, agar tidak terus bergantung pada bantuan.

Pupuk Kaltim melatih 30 pembudidaya Bontang membuat pakan ikan mandiri untuk menekan biaya produksi dan meningkatkan efisiensi usaha.

“Untuk itu, kami mengajak pembudidaya Bontang untuk terus berinovasi agar semakin berkembang. Sebab kemandirian hanya dapat tercapai jika kita terus meningkatkan kemampuan dari bekal yang diberikan,” kata Aznem.

Salah satu peserta pelatihan, Yusta, dari Kelompok Karaka Bontang Kuala, menilai pelatihan ini memberikan manfaat langsung bagi para pembudidaya. Dirinya mengaku, memperoleh pengetahuan baru untuk membuat pakan ikan dengan memanfaatkan bahan yang tersedia.

Yusta pun akan memperluas ilmu yang diperoleh untuk diterapkan bersama seluruh anggota kelompok dalam mendukung efisiensi usaha budidaya.“ Kami optimis setelah ini bisa mencoba membuat pakan sendiri. Kalau biaya pakan bisa ditekan, tentu usaha budidaya juga bisa lebih menguntungkan,” terang Yusta.(*)

Tags: PKTpupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Cetak Generasi Unggul, Pupuk Kaltim Dorong Pencegahan Perkawinan Anak di Bontang

Next Post

Sempat Minta Tolong, Bocah 4 Tahun Tewas Terjebak Kebakaran di Karang Rejo Balikpapan

Related Posts

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.