BONTANGPOST.ID, Bontang – Sebanyak 700 prajurit TNI diberangkatkan dari Pelabuhan Loktuan, Bontang, menuju wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Senin (7/9/2026).
Ratusan prajurit tersebut terdiri dari 350 personel Batalyon Arhanud 7/ABC (Agni Bala Cakti) Bontang dan 350 personel Batalyon Kavaleri 8 Divisi Infanteri 2 Kostrad dari Malang.
Komandan Batalyon (Danyon) Arhanud 7/ABC Letkol Arh Bayu Adiwisuda mengatakan seluruh personel diberangkatkan secara bersamaan menggunakan kapal perang KRI Tanjung Kambani-971 dari Pelabuhan Loktuan.
“Rencananya pukul 15.00 Wita mereka berangkat bersama menggunakan kapal perang dari Pelabuhan Loktuan,” ujarnya.
View this post on Instagram
Keberangkatan ini merupakan bagian dari persiapan penugasan prajurit di wilayah perbatasan RI-Malaysia. Sebelum bertolak, para personel telah menjalani rangkaian persiapan untuk mendukung pelaksanaan tugas di daerah penugasan.
Selama masa persiapan di Bontang, Pemerintah Kota Bontang turut memberikan dukungan kepada para prajurit. Pemkot memfasilitasi lokasi kegiatan selama proses penyiapan personel di kawasan Bontang Lestari.
Selain mendukung persiapan personel, Pemkot Bontang juga memberikan pembekalan kepada keluarga prajurit yang akan ditinggalkan selama masa penugasan.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan pembekalan tersebut ditujukan untuk membantu keluarga, khususnya pasangan prajurit, mempersiapkan diri menghadapi masa penugasan.
Menurutnya, dukungan terhadap keluarga menjadi bagian penting agar prajurit dapat menjalankan tugas dengan lebih tenang.
“Kami dari Pemerintah Kota Bontang selalu mendukung tugas-tugas TNI dalam menjaga negara. Mudah-mudahan seluruh prajurit diberikan kelancaran selama menjalankan tugas,” pungkasnya. (*)






