BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang terus mendorong percepatan waktu respons dalam menangani laporan kebakaran. Target respons petugas kini ditekan menjadi maksimal 10 menit, lebih cepat dari standar sebelumnya 15 menit.
Kepala Disdamkartan Kota Bontang, Amiluddin, mengatakan upaya tersebut didukung keberadaan sejumlah pos pemadam yang tersebar di beberapa wilayah.
Pos pemadam saat ini berada di Bontang Barat, Loktuan, Bontang Lestari, Berbas Tengah, serta pembangunan pos baru di Bontang Kuala.
Meski begitu, keberadaan pos pemadam belum cukup untuk menjamin petugas tiba dengan cepat apabila informasi lokasi yang diterima tidak jelas.
Amiluddin meminta masyarakat memberikan alamat secara lengkap dan akurat ketika melaporkan kejadian kebakaran. Jika memungkinkan, warga juga diminta membagikan titik lokasi.
“Pada saat memberikan informasi itu harus akurat. Tolong alamatnya, kalau perlu share lokasi di mana kejadiannya,” ujarnya.
Menurut Amiluddin, informasi yang tidak jelas dapat membuat petugas kesulitan menentukan arah menuju lokasi kejadian. Kondisi tersebut berpotensi memperlambat penanganan, sementara api dapat membesar dalam waktu singkat.
Selain keakuratan informasi, akses jalan juga menjadi faktor penting. Masyarakat diminta memberikan ruang kepada armada pemadam ketika melintas menuju lokasi kebakaran.
“Begitu kami keluar dari garasi, semua orang yang kami lewati pasti bertanya, di mana lagi itu kebakaran. Karena itu informasi yang disampaikan harus benar,” jelasnya.
Disdamkartan berharap masyarakat turut mendukung percepatan penanganan kebakaran dengan memberikan informasi yang tepat serta tidak menghambat perjalanan armada menuju lokasi. (*)







