BONTANGPOST.ID, Bontang – Kemarau panjang yang melanda Bontang dan sejumlah daerah mendorong masyarakat bersama pemerintah menggelar Salat Istisqa untuk memohon turunnya hujan.
Salat Istisqa digelar di Lapangan Voli Makodim 0908/Bontang, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Sabtu (29/8/2026) pagi. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, Amiluddin, turut mengikuti kegiatan tersebut bersama personel Regu Charlie.
Kegiatan itu dihadiri Dandim 0908/Bontang Letkol Inf. Ardiansyah, unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, Kejaksaan Negeri Bontang, Kementerian Agama, camat dan lurah, pimpinan organisasi keagamaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat.
Khutbah Salat Istisqa disampaikan H. Mustamin Sail. Sementara itu, mewakili Wali Kota Bontang, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Pemkot Bontang Anwar Sadat turut menghadiri kegiatan tersebut.
Amiluddin mengatakan, hujan sangat diharapkan untuk membantu mengurangi dampak kemarau yang telah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir. Selain mengatasi kekeringan, turunnya hujan juga diharapkan dapat menekan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Harapannya hujan segera turun. Selain mengurangi risiko karhutla, tentu juga bisa membantu mengatasi krisis air yang saat ini dirasakan Bontang maupun daerah lainnya,” ungkapnya.
Menurutnya, kondisi cuaca yang panas dan kering membuat api lebih mudah menyebar apabila terjadi pembakaran terbuka. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat membersihkan lahan atau membuang dan membakar sampah.
Ia mengimbau masyarakat tidak menggunakan cara membakar saat membuka lahan perkebunan maupun membakar sampah di lahan kosong selama kondisi kemarau ekstrem masih berlangsung.
“Kalau memang tidak perlu dibakar, jangan dibakar. Mari sama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran sembarangan, terutama untuk sampah maupun pembukaan lahan,” pungkasnya. (*)







