BONTANGPOST.ID, Bontang – Kolaborasi dunia industri dan pendidikan vokasi terus diperkuat di Kota Bontang. PT Pamapersada Nusantara Distrik INDO (PAMA INDO) bersama SMK Negeri 3 Bontang menyelaraskan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja melalui kegiatan link and match.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Rabu (9/9/2026) dan Jumat (11/9/2026), tersebut diikuti 36 guru SMK Negeri 3 Bontang. Selain penyelarasan kompetensi, kegiatan juga dirangkai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PAMA INDO dan SMK Negeri 3 Bontang.
Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat pendidikan vokasi agar pembelajaran di sekolah semakin relevan dengan kebutuhan industri. Guru juga mendapat gambaran mengenai kompetensi serta budaya kerja yang dibutuhkan ketika siswa nantinya memasuki dunia kerja.
Rangkaian kegiatan mencakup pematerian mengenai budaya kerja industri, kemudian dilanjutkan penyelarasan link and match untuk jurusan Teknik Alat Berat (TAB) dan Geologi Pertambangan. Pembahasan tidak hanya berkaitan dengan kompetensi teknis, tetapi juga mencakup penyusunan hingga pengesahan Modul Ajar Kurikulum Merdeka.
CSR Officer PAMA INDO, Viola Cantika Amadea, mengatakan keterlibatan perusahaan dalam pendidikan menjadi salah satu bentuk kontribusi terhadap pengembangan SDM lokal, khususnya melalui sekolah binaan.
“Kami mengapresiasi SMK Negeri 3 Bontang yang selalu membuka ruang kolaborasi dengan PAMA INDO. Tujuan utama dari kolaborasi ini adalah bagaimana kita bersama-sama dapat mempersiapkan generasi muda lokal agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.
Menurut Viola, kebutuhan industri terhadap tenaga kerja tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis. Sikap kerja dan kemampuan beradaptasi juga menjadi bagian penting yang perlu dipersiapkan sejak di bangku sekolah.
“Industri membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga disiplin, memiliki budaya keselamatan, mampu berkomunikasi, dan siap beradaptasi di dunia kerja,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 3 Bontang, Arid Munawar, menyampaikan apresiasi atas dukungan PAMA INDO yang terus membuka ruang kerja sama dengan pihak sekolah.
Ia menilai keterlibatan industri dapat membantu sekolah memperoleh gambaran mengenai kompetensi yang dibutuhkan di lapangan. Dengan begitu, proses pembelajaran dapat terus disesuaikan agar lulusan memiliki bekal yang lebih relevan ketika memasuki dunia kerja.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PAMA INDO yang selama ini terus hadir dan berkolaborasi bersama sekolah dalam upaya menciptakan SDM lokal yang berkualitas,” kata Arid.

“Kami berharap sinergi dan kolaborasi ini dapat terus berlanjut serta memberikan manfaat yang lebih luas, khususnya bagi para siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja,” sambungnya.
Kolaborasi PAMA INDO dan SMK Negeri 3 Bontang diharapkan dapat membangun keselarasan antara pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan industri. Kerja sama tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mengembangkan potensi SDM lokal agar lebih kompeten, adaptif, dan siap memasuki dunia kerja.
Bagi PAMA INDO, penguatan pendidikan dan peningkatan kapasitas SDM lokal merupakan bagian dari kontribusi perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional. (*)







