BONTANGPOST.ID, Bontang – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Distrik Indominco bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bontang menggelar edukasi keselamatan berkendara melalui Program PAMA Safe School di SMK Negeri 3 Bontang, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan yang diikuti 140 siswa kelas XI tersebut bertujuan menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya keselamatan di jalan.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif Keselamatan Aman Berlalu Lintas di Jalan Umum yang diinisiasi PAMA INDO bekerja sama dengan Satlantas Polres Bontang dan sekolah binaan.
Materi disampaikan oleh personel Satlantas Polres Bontang, yakni Ps Kanit Kamsel Satlantas Aiptu Aji Pamungkas, Brigpol Cendana Maja Bastari, dan Bripda Muhammad Makzum.
Dalam sesi edukasi, para siswa dibekali pemahaman mengenai aturan dasar berlalu lintas, etika berkendara yang aman dan bertanggung jawab, pentingnya menggunakan perlengkapan keselamatan, hingga berbagai risiko kecelakaan akibat kelalaian saat berkendara.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga didorong menjadikan keselamatan sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari.
Mewakili PAMA INDO, CSR Department, Sandi Chrisma W mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap keselamatan pelajar saat berkendara.

“Melalui Program SAFE School, PAMA INDO terus berkomitmen meningkatkan kepedulian siswa terhadap kepatuhan berlalu lintas agar mereka mampu mematuhi aturan dengan baik dan benar demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujarnya.
Kepala SMK Negeri 3 Bontang, Arif Munawar, mengapresiasi program yang rutin dilaksanakan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara dunia usaha, sekolah, dan kepolisian menjadi langkah strategis dalam membangun karakter disiplin siswa.
“Program ini menjadi bukti nyata kolaborasi yang solid antara sekolah, PT PAMA, dan Polres Bontang sebagai pihak penegak hukum. Inisiatif seperti ini sangat membantu sekolah dalam membina karakter disiplin siswa di luar jam pelajaran formal,” katanya.
Sebagai tindak lanjut dari edukasi tersebut, SMK Negeri 3 Bontang melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan bermotor milik para siswa.
Pemeriksaan bertujuan memastikan kendaraan yang digunakan memenuhi standar keselamatan sekaligus memperkuat penerapan budaya tertib berlalu lintas di lingkungan sekolah.
Beberapa komponen yang diperiksa meliputi penggunaan helm berstandar SNI, kondisi spion, fungsi lampu kendaraan, hingga kelengkapan serta kondisi knalpot.
Melalui kegiatan tersebut, sekolah tidak hanya memberikan pemahaman secara teori, tetapi juga mendorong siswa menerapkan keselamatan berkendara melalui penggunaan kendaraan yang laik jalan dan sesuai ketentuan.
Program PAMA Safe School menjadi salah satu bentuk komitmen PAMA dalam mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman serta menanamkan budaya keselamatan sejak usia sekolah. Melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk kepolisian, PAMA berharap para pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. (*)







