BONTANGPOST.ID, Bontang – Setelah Sony Suwito Adicahyono resmi menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif, tiga posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kota Bontang kini kosong dan sementara diisi Pelaksana Tugas (Plt).
Ketiga jabatan tersebut yakni Asisten Administrasi Umum, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bontang.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, para pejabat yang ditunjuk sebagai Plt akan menjalankan tugas sementara selama tiga bulan. Masa tersebut masih dapat diperpanjang sesuai kebutuhan.
“3 bulan mereka menjabat dan masih bisa diperpanjang,” ungkap Neni.
Untuk posisi Asisten Administrasi Umum, jabatan tersebut sebelumnya dirangkap Akhmad Suharto yang juga menjabat sebagai Pj Sekda Bontang. Seiring Suharto memasuki masa purnatugas pada 1 Oktober 2026, posisi tersebut kini sementara diisi Enik Rusmawati.
Enik yang saat ini menjabat sebagai Inspektur Inspektorat Bontang ditunjuk sebagai Plt Asisten Administrasi Umum.
Sementara itu, posisi Asisten Perekonomian dan Pembangunan turut kosong setelah Sony Suwito resmi dilantik sebagai Sekda definitif. Untuk sementara, posisi tersebut diisi Much Cholis Edy Prabowo sebagai Plt.
Much Cholis juga diketahui menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bontang.
Kekosongan berikutnya terjadi di BPKAD. Sebelumnya, posisi kepala badan tersebut sempat dirangkap Sony setelah Kepala BPKAD Bontang Muhammad Syahbirin meninggal dunia pada Juli 2026.
Setelah Sony resmi menjadi Sekda, posisi Kepala BPKAD untuk sementara dirangkap Syahruddin. Ia saat ini menjabat sebagai Kepala Bapperida Bontang.
“Untuk sementara dirangkap sama Pak Syahruddin untuk BPKAD,” terang Neni.
Neni mengatakan, Pemkot Bontang belum melakukan pengangkatan pejabat definitif untuk ketiga posisi tersebut. Pemerintah masih akan melihat kebutuhan organisasi sebelum menentukan pengisian secara definitif.
“Belum, dilihat saja nanti,” pungkasnya. (*)

