BONTANGPOST.ID, Bontang – Kebakaran lahan di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Bontang Barat, belum sepenuhnya teratasi. Pada Sabtu (17/10/2026), api kembali menjalar hingga Jalan Biak, jalur tembus menuju perusahaan PT Badak NGL.
Kebakaran tersebut merupakan lanjutan dari peristiwa yang terjadi sejak Kamis (15/10/2026). Bara yang belum benar-benar padam kembali menyala dan meluas ketika angin bertiup semakin kencang.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, Sarkani, mengatakan kondisi angin menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Bara yang sebelumnya terlihat terkendali bisa kembali memicu kobaran api dan menjalar ke area lain.
“Ini api yang merambat dari bara api karena angin makin besar dan merambat lagi,” ungkapnya saat dihubungi, Sabtu (17/10/2026).
Penanganan kembali dilakukan sejak pukul 10.00 Wita hingga sekitar pukul 17.00 Wita. Seluruh personel dikerahkan untuk mengendalikan kebakaran agar tidak semakin meluas.
Namun, pemadaman yang berlangsung selama beberapa hari turut menguras tenaga petugas. Sarkani mengakui, personel harus bekerja hingga dini hari dalam upaya menangani kebakaran tersebut.
Kondisi serupa juga dialami petugas gabungan dan relawan yang ikut membantu di lapangan. Meski mulai kelelahan, upaya pemadaman tetap dilanjutkan untuk mencegah api kembali menjalar.
“Kami upayakan dengan maksimal pastinya,” pungkasnya.
Sebelumnya, kebakaran lahan di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Bontang Barat, dilaporkan pada Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 17.54 Wita. Luas area terdampak saat itu diperkirakan mencapai lima hektare.
Petugas Disdamkartan Bontang telah melakukan pemadaman sejak siang hari. Api sempat mengecil, tetapi kembali membesar pada sore hari hingga asap tebal menutupi sebagian ruas Jalan Soekarno-Hatta.
“Semua unit kami kerahkan untuk melakukan pemadaman,” kata Sarkani saat ditemui di lokasi kebakaran. (*)







