BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemadaman listrik tanpa pemberitahuan lebih dulu memicu kekesalan warga Bontang. Seorang warga bahkan mendatangi kantor PLN UP3 Bontang di Jalan MT Haryono, Selasa (27/10/2026) malam, untuk menyampaikan langsung keluhannya.
Warga tersebut adalah Bayu Sugara, warga RT 02, Jalan Sultan Syahrir, Kelurahan Tanjung Laut Indah. Ia datang seorang diri setelah aliran listrik di rumahnya padam saat aktivitas keluarga masih berlangsung.
Bayu mengatakan, listrik padam ketika dirinya sedang memasak nasi sekitar pukul 18.30 Wita. Akibatnya, nasi yang dimasak belum matang. Pemadaman itu juga mengganggu anak-anaknya yang sedang belajar.
Ia menyayangkan informasi pemadaman baru diterima setelah listrik terlanjur padam. Menurutnya, pemberitahuan lebih awal diperlukan agar warga bisa mengantisipasi gangguan aktivitas di rumah.
“Siapa yang enggak kesal? Pengumumannya baru ada setelah pemadaman terjadi. Harusnya kami diberi tahu sebelum itu,” ungkapnya di lokasi.
Menanggapi keluhan tersebut, Manager ULP PLN Bontang Kota Rendra Alfian Raharjo menjelaskan, pemadaman dipicu gangguan pada pembangkit listrik yang berdampak terhadap sejumlah wilayah di Bontang.
Rendra menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi. Pihaknya juga akan mengevaluasi penyampaian informasi pemadaman dan memaksimalkan upaya perbaikan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.
“Kami memohon maaf atas kejadian ini dan akan memaksimalkan pelayanan,” ujarnya saat bertemu dengan warga. (*)







