Meski awalnya terbentuk hanya karena memiliki kesamaan hobi antar satu anggota dengan anggota lainnya, namun seiring berjalannya waktu, komunitas pecinta reptil ini juga turut berkontribusi untuk Bontang.
==================================================
PENANGANAN hewan-hewan reptil termasuk ular yang kerap dievakuasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) saat ini turut dibantu oleh Bontang Reptilia Community (Borac). Komunitas yang terbentuk sejak 4 Januari 2014 lalu itu selain ikut membantu proses pencarian dan evakuasi, ketika ular yang dicari tertangkap, mereka juga ikut membantu mengidentifikasi jenisnya, dan apabila terdapat luka atau butuh perawatan lebih lanjut, mereka pun langsung melakukan tindakan.
“Karena biasanya kalau stres atau ada luka, tidak mau makan. Tunggu sampai mau makan dahulu baru dilepasliarkan,” ujar Sekretaris Borac, Randi Perkasa Putra kepada Bontang Post belum lama ini.
Randi membeberkan, hingga kini anggota komunitas Borac sudah mencapai sekira 30 orang. Untuk domisilinya, sebagai besar tinggal di Bontang, namun sisanya ada yang sedang menempuh kuliah di luar kota. Selain ular, beberapa hewan yang mereka pelihara yakni biawak, kadal, tokek, dan kura-kura. Adapun jenis spesiesnya, saat ini sudah mencapai 20 spesies.
“Awal terbentuknya dahulu hanya teman nongkrong saja. Karena memiliki hobi dan kecintaan yang sama, akhirnya dibentuklah Borac ini sebagai wadah pecinta reptil di Bontang. Saat ini, kami satu-satunya komunitas reptil di Bontang,” sebutnya.
Selain membantu evakuasi Damkar, untuk ajang edukasi reptil Borac juga kerap membuka stand di beberapa acara, serta diundang oleh beberapa sekolah TK dan SD untuk memperkenalkan reptil peliharaannya kepada siswa-siswi. “Kami sampaikan bagaimana cara peliharanya, serta bagaimana penanganannya jika sampai tergigit,” jelasnya.
Untuk melestarikan jenisnya agar tidak punah, Borac juga turut mengawinkan ular peliharaannya. Dia berharap, dengan rutin melakukan sosialisasi, ke depan masyarakat bisa lebih memiliki wawasan tentang ular dan ikut mencintai serta melestarikannya. (bbg)






