BONTANG – Kepedulian Badak LNG kepada masyarakat Bontang tak hentinya diberikan melalui program Community Development (Comdev). Salah satunya ialah penyerahan bibit kepiting bakau. Acara tersebut dibuka langsung oleh Gitut Yuliaskar selaku Pjs. Chief Operating Offier Badak LNG, Jumat (26/1), bertempat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Berbas Tengah Bontang.
Turut hadir Asisten 1 Administrasi Pemerintah Kota Bontang, M Bahri, Kepala Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAP3) Maros, Prof Dr Ir Andi Akhmad Mustafa, M.P, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian, Aji Erlynawati, perwakilan Camat Bontang Selatan, Lurah Berebas Tengah, Tanjung Laut Indah, dan Lurah Bontang Kuala, serta rekan-rekan mitra binaan Badak LNG Kelompok Bakau Jaya, Tani Lestari Indah, Alam Permai, dan kelompok Tani Nelayan Pantai Harapan.
“Bantuan bibit kepiting bakau sebanyak 2.000 ekor yang diserahkan hari ini (Jumat lalu, red.) merupakan bagian dari pilar pemberdayaan masyarakat yaitu program Budidaya Kepiting Bakau. Budidaya tersebut nantinya akan dilakukan oleh 10 kelompok mitra binaan yang tersebar di kelurahan Berebas Tengah, Berbas Pantai, Tanjung Laut Indah, dan Bontang Kuala,” urai Gitut.
Melalui program Comdev, Badak LNG senantiasa mendorong secara langsung agar masyarakat lebih mandiri, baik secara ekonomi, sosial, maupun kapasitas pribadinya. Kegiatan itu juga merupakan kelanjutan dari Pelatihan Budidaya Kepiting Bakau yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh Badak LNG bekerjasama dengan BRPBAP3 Maros pada Desember 2017 lalu.
Pada 2018, Badak LNG akan mengembangkan program Budidaya Kepiting Bakau sebagai salah satu solusi terhadap tingginya permintaan kepiting bakau di Kota Bontang. Selain sebagian besar wilayah Bontang merupakan kawasan pesisir, Badak LNG juga telah membina sejumlah kelompok mitra binaan yang membudidayakan mangrove, habitat dari kepiting bakau.
Badak LNG berharap, pemberian bantuan bibit kepiting bakau ini dapat mendorong masyarakat untuk melakukan budidaya, sehingga memenuhi kebutuhan pasar sekaligus meningkatkan perekonomian anggota kelompok. Budidaya kepiting bakau juga diharapkan dapat mendukung kegiatan pariwisata Kota Bontang, baik wisata pesisir agar wisatawan bisa melihat langsung kegiatan budidayanya, maupun wisata kuliner di mana wisatawan bisa mencicipi olahan kepiting hasil budidaya.
“Pada kesempatan ini, Badak LNG mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu berjalannya program budidaya kepiting bakau. Semoga Badak LNG mampu mewujudkan cita-citanya yakni Maju Bersama Masyarakat,” tambah Gitut.

Sementara itu, M Bahri mewakili Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengucapkan terima kasih kepada Badak LNG yang telah memberikan bantuan bibit kepiting bakau kepada masyakat pesisir. Seperti diketahui, kepiting bakau merupakan salah satu mata pencarian masyarakat pesisir, diharapkan bantuan tersebut tidak saja membimbing tapi juga dapat membina kelompok-kelompok lainnya.
Pemkot Bontang berharap, agar pembubidaya dapat memperhatikan kualitas dan kuantitas kepiting yang dihasilkan agar terjadi kontinuitas dalam melakukan pengembangan usaha budidaya perikanan, khususnya kepiting bakau.
“Terima kasih kepada Badak LNG atas progran CSR yang telah diberikan kepada masyarakat Berebas Tengah, Berbas Pantai, Tanjung Laut Indah, dan Bontang Kuala. Semoga Badak LNG Maju Bersama Masyarakat dapat terealisasi. Kepada penerima bantuan agar betul-betul memanfaatkan kesempatam ini, sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga,” tuturnya.
Usai acara serah terima penyerahan bibit kepiting bakau di Kelurahan Berebas Tengah, dilanjutkan peninjauan salah satu tambak kepiting bakau di Kelurahan Tanjung Laut Indah, milik Kelompok Tani Lestari Indah yang sudah mampu menghasilkan kepiting bakau dan siap dijual ke pasaran. (ra/adv)







