• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Pembayaran Proyek Sesuai  Ketahanan Infrastruktur

by BontangPost
22 Februari 2018, 11:05
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi Perbaikan Jalan.(Dok Sangatta Post)

Ilustrasi Perbaikan Jalan.(Dok Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Buruknya infrastruktur yang dilakukan  pekerja,  rupanya membuat pemerintah pusat menginstruksikan agar pembayaran biaya perawatan dilakukan pada akhir masa perawatan. Kebijakan ini disambut dengan tangan terbuka oleh Ketua DPRD Kutim Mahyunadi. Dia mengatakan bocornya pembangunan di daerah karena diduga ada mark up anggaran.

Jadi, pemerintah pusat menginstruksikan agar Kutim membuat peraturan daerah (perda) yang membuat harga jual beli item pada proyek ada batasannya. Tidak boleh ketinggian maupun kerendahan.

“Semua item akan diberi patokan harga. Seperti harga bahan bangunan, bakal ada harga Maksimalnya.  Sehingga tidak ada yang dilaporkan bahwa harga barangnya di atas 50 persen,” ujar Mahyunadi.

Nantinya,  perda tersebut akan mengatur pembayaran perawatan pada proyek fisik agar dibayar sesuai usia ketahanan fisik tersebut. Hal itu agar kontraktor memberikan yang terbaik pada bahan campurannya.

Baca Juga:  Ditanggung APBN, Jalan Rusak Berat di Kaltim Masuk Usulan Prioritas

“Jadi, kalau kontraktornya mengatakan ketahanan fisik proyeknya kuat sampai 10 tahun, maka biaya perawatannya akan dibayarkan pada tahun ke-10. Jika pekerjaannya pada 2020, jadi dibayarkan 2030.  Kalau ada yang rusak belum pada massanya,  maka kontraktor yang bertanggungjawab,” jelasnya.

Rencana tersebut, lanjutnya,  untuk menghindari mark up yang biasanya dibikin berdasarkan hitungan keuntungan maksimal.

“Ini bukan karena ada laporan, tapi sebab ada fakta bahwa suatu pekerjaan tidak sesuai spek yang dilaporkan. Tiga bulan setelah dicor jalannya sudah rusak.  Besi-besi sudah kelihatan semua,” katanya.

Wacana tersebut, lanjut pentolan Partai Golkar tersebut, diminta pemerintah pusat agar diterapkan setelah pemilu 2019.

“Secepatnya akan akan diterapkan metode ini. Sehingga kedepan pembangunan di Kutim semakin berkualitas,” katanya. (dy)

Baca Juga:  Budaya Dayak dan Kutai Dipromosikan di USA 
Tags: perbaikan jalanSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Di Daerah Ini Gampang Temui Apotek Nakal 

Next Post

Lagi Istirahat,  Motor Disikat Maling

Related Posts

Jalan Pattimura Bontang Mulai Dicor, Akses Kendaraan Satu Arah
Bontang

Jalan Pattimura Bontang Mulai Dicor, Akses Kendaraan Satu Arah

15 Oktober 2026, 09:30
Jalan Soekarno-Hatta hingga Urip Sumoharjo Rusak, Pemkot Bontang Kejar Perbaikan Tahun Ini
Bontang

Jalan Soekarno-Hatta hingga Urip Sumoharjo Rusak, Pemkot Bontang Kejar Perbaikan Tahun Ini

20 Agustus 2026, 13:00
Rekonstruksi Jalan Asmawarman Bontang Mulai Dikerjakan, Drainase dan Bahu Jalan Jadi Prioritas
Bontang

Rekonstruksi Jalan Asmawarman Bontang Mulai Dikerjakan, Drainase dan Bahu Jalan Jadi Prioritas

20 Juli 2026, 14:00
Jalan Amblas di Tanjung Laut Indah Bontang Diperbaiki Permanen, Pemkot Siapkan Rp2,5 Miliar
Bontang

Jalan Amblas di Tanjung Laut Indah Bontang Diperbaiki Permanen, Pemkot Siapkan Rp2,5 Miliar

9 April 2026, 17:00
Neni Instruksikan DPUPRK Tangani Jalan Amblas Tanjung Laut Indah Bontang Pakai Dana Tidak Terduga
Bontang

Neni Instruksikan DPUPRK Tangani Jalan Amblas Tanjung Laut Indah Bontang Pakai Dana Tidak Terduga

25 Februari 2026, 19:48
Turap Jalan Koi Longsor, Pemkot Bontang Siapkan Rp1,8 Miliar untuk Perbaikan
Bontang

Turap Jalan Koi Longsor, Pemkot Bontang Siapkan Rp1,8 Miliar untuk Perbaikan

16 Februari 2026, 09:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.