• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Jangan Sepelekan Bau Badan! Ini Bahayanya

by M Zulfikar Akbar
20 April 2018, 08:20
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
ilustrasi bau badan. (www.muscleandfitness.com)

ilustrasi bau badan. (www.muscleandfitness.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Setiap orang pasti memiliki bau badannya masing-masing. Bau badan ini biasanya muncul ketika keringat bercampur dengan bakteri atau karena pengaruh makanan yang dikonsumsi.

Nah, selain fakta tersebut, ternyata bau badan seseorang pun bisa membicarakan kondisi kesehatannya. Menurut sebuah penelitian di Swedia seperti yang dilansir dari Boldsky, ada beberapa penyakit yang bisa dideteksi dari bau badan.

Ini dia penjelasannya.

Bau seperti buah
Bau badan yang menyerupai buah ternyata menjadi gejala dari penyakit diabetes, khususnya diabetes ketoacidosis. Jenis diabetes ini terjadi saat tubuh kekurangan insulin dan gula darah melonjak naik. Akibatnya tubuh tidak bisa berfungsi dengan baik, termasuk memecah asam lemak. Asam lemak yang disebut ketones pun menumpuk dalam darah. Dan salah satu jenis asam yang disebut aseton akan meninggalkan jejak bau atau aroma seperti buah.

Bau seperti kaki
Bau badan seperti kaki ternyata memang terjadi saat kulit kakimu berjamur dan gatal hingga kemudian kulit kaki jadi lecet dan mengeluarkan bau busuk. Baunya pun menguar hingga menjadi bau badan.

Bau seperti kotoran
Intoleransi laktosa ternyata bisa mengubah aroma keringat jadi berbau seperti kotoran. Sebab ketika usus kecil tidak menghasilkan cukup enzim yang disebut laktase untuk mencerna laktosa di dalam produk susu, usus kecil akan mengarahkan laktosa langsung ke usus besarmu, bukan ke aliran darah, dimana bakteri usus memfermentasinya. Hal inilah yang kemudian menyebabkan keringat bau busuk.

Bau seperti urin
Penyakit infeksi saluran kemih (ISK) ternyata bisa membuat keringat jadi berbau urin. Penyakit ISK sendiri disebabkan karena bakteri E.coli masuk ke saluran kemih dan uretramu.

Selain bau keringat, ada pula beberapa aroma tertentu yang dikeluarkan oleh organ tubuh yang juga menjadi gejala dari suatu penyakit. Seperti:

Bau mulut
Sleep apnea adalah gangguan tidur yang bisa membuat napas bau. Sebbanya saat kamu mengalami sleep apnea, kamu akan cenderung mendengkur secara berlebih yang membuat mulut kering. Dan saat mulutmu kering, maka bakteri akan berkembang biak dan menghasilkan bau mulut.

Selain karena sleep apnea, bau mulut terus-menerus mengindikasikan bahwa kamu kurang menjaga kebersihan mulut dan gigi dengan benar. Akibatnya bakteri akan berkembang biak di mulut yang menyebabkan gigi berlubang, penyakit gusi, hingga infeksi sinus.

Bau amis dari vagina
Setiap wanita memiliki aroma vagina yang berbeda-beda. Namun jika muncul aroma amis dari vaginamu secara tetap, hal ini menunjukkan adanya vaginosis bakteri atau pertumbuhan bakteri berlebih di vagina. Segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Wah, ternyata aroma tubuh tertentu bisa menjadi indikator awal dari munculnya sebuah penyakit ya. Oleh karena itu jangan sepelekan bau badanmu yang kemungkinan aromanya cukup mengganggu sebab siapa tahu ada suatu penyakit yang menyerang tubuhmu diam-diam. [feb/merdeka.com]

Tags: bau badan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Mesir Legalkan 166 Gereja

Next Post

Kacang Bisa Turunkan Risiko Sakit Jantung dengan Syarat

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.