• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Ponsel Apple dan Xiaomi Mengandung Zat Beracun. Benarkah?

by M Zulfikar Akbar
22 April 2018, 07:20
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
BERBAHAYA: Ponsel yang masuk kategori berbahaya ini berasal dari merek-merek terkenal. (Ilustrasi/ABC Australia)

BERBAHAYA: Ponsel yang masuk kategori berbahaya ini berasal dari merek-merek terkenal. (Ilustrasi/ABC Australia)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan Tiongkok menemukan bahwa bahan-bahan yang digunakan pada smartphone terlalu berbahaya digunakan dan tersentuh oleh manusia.

Dewan Konsumen Shenzhen di Tiongkok mengeluarkan sebuah penelitian tentang smartphone yang mengandung bahan berbahaya bagi pengguna. Ponsel yang masuk kategori berbahaya ini berasal dari merek-merek terkenal.

Studi ini, sebagaimana dilansir dari Business Insider, Jumat (20/4/2018), meneliti 30 sampel casing atau penutup ponsel, di mana tujuh di antaranya mengandung zat beracun yang berbahaya kesehatan pengguna.

Tiga puluh sampel ini terdiri dari 28 merek berbeda, termasuk di dalamnya Apple, Huawei, Samsung, dan Xiaomi. Merek-merek lain yang ditemukan merupakan produksi brand China, yakni Tiya, Yuening, dan Q-Guo.

Baca Juga:  Redmi Jadi Merek Sendiri, Terpisah dari Xiaomi

Pejabat setempat mengatakan, iPhone Apple mengandung Polycyclic Aromatic Hydrocarbon (PAH) 47 kali di atas tingkat normal. Bahan tersebut disebut-sebut berpotensi memicu kanker.

Sementara itu, bahan cover ponsel Xiaomi menyimpan plasticizer secara berlebihan yang mengancam reproduksi dan menurunkan kesuburan.

Jika kalian adalah tipe orang yang menyukai bling-bling di ponsel, perlu hati-hati lagi. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa glitter dan kristal yang dibuat oleh merek China mengandung timbal 1.550 kali di atas tingkat keamanan internasional.

China menyebutkan, cover smartphone yang diduga beracun adalah model yang digunakan oleh Apple dan Xiaomi. Mirisnya lagi, perangkat tersebut dijual di situs resmi di China.

Sejauh ini, China belum memiliki aturan khusus mengenai penanganan penutup smartphone tersebut. Casing smartphone ini merupakan salah satu bisnis menggiurkan di sana, dengan perolehan pasar sebesar 70% atau senilai 20 miliar Yuan diproduksi di Shenzhen setiap tahunnya.

Baca Juga:  Redmi Jadi Merek Sendiri, Terpisah dari Xiaomi

Menanggapi penelitian ini, Xiaomi berkilah bahwa standar Eropa EN 14372 yang digunakan penelitian tersebut tidak berlaku untuk penutup ponsel, tetapi lebih berlaku untuk penggunaan anak dan produk perawatan. Sementara Apple belum berkomentar mengenai hal ini.(agt/rns/detik.com)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: applexiaomi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Malaysia Belajar Perkeretaapian ke Indonesia

Next Post

Ilmuwan Temukan Enzim Bisa Hancurkan Plastik

Related Posts

Redmi Jadi Merek Sendiri, Terpisah dari Xiaomi
Breaking News

Redmi Jadi Merek Sendiri, Terpisah dari Xiaomi

9 Januari 2019, 11:50

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.