• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Wacanakan Pembiayaan Lewat UNESCO 

by BontangPost
4 Mei 2018, 11:05
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
SUSUN PENGELOLAAN: Karts menjadi salah satu obyek wisata yang ingin dijadikan andalan bagi Kutim. Pemkab Kutim tengah menyusun rencana pengelolaan kawasan ini.(ISTIMEWA)

SUSUN PENGELOLAAN: Karts menjadi salah satu obyek wisata yang ingin dijadikan andalan bagi Kutim. Pemkab Kutim tengah menyusun rencana pengelolaan kawasan ini.(ISTIMEWA)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Kunjungan Wakil Bupati Kutim ke kawasan karst di Malaysia bertujuan untuk mempelajari pegelolaan karst di Hutan Lipur Gunung Senyum Kuching belum lama ini.

Mendukung Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) untuk membuat sebuah Peraturan Daerah (Perda) terkait dengan pengelolaan kawasan Karts. Wakil Bupati Kasmidi Bulang  menceritakan hasil kunjungannya memberikan banyak pengetahuan baru. Menurutnya kawasan kasrt yang ada di Kutim dan di negara tetangga tidak jauh berbeda. Hanya saja sistem pengelolaannya yang sangat berbeda.

“Topografi daerah kita kan sama saja dengan Malaysia. Jadi karst kita hampir sama saja dengan mereka. Namun kelebihannya, Kutim memiliki karst yang lebih luas wilayahnya,” katanya saat diwawancara di Kantor Bupati, Kamis (3/5).

Baca Juga:  Semangat Merah Putih di Teluk Perancis

Selain itu, dia menjelaskan ada goa karst yang dilindungi oleh negara serta dibiayai oleh UNESCO untuk menjadi tempat wisata. Hal seperti ini yang menurutnya akan pemerintah kaji agar dapat diadopsi oleh Kutim.

“Hal seperti inilah yang ingin kami dipelajari lebih dalam, agar pengelolaa karts di Kutim dapat lebih baik,” harapnya.

Usai kunjungan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kaltim yang ikut serta dalam kegiatan ini berencana akan melakukan kajian dan pembuatan peraturan daerah.

Ia mengatakan nantinya Kutim akan ikut serta mengadopsi perda tersebut sebagai acuan mengelola karst.

“Nantinya aturan itu akan kita adopsi sebagai regulasi dalam pengelolaan karst di Kutim,” tuturnya.

Baca Juga:  Masa Liburan, BPPUTK Tak Dilirik Warga 

Kasmidi berharap peraturan tersebut mampu menjadi pelindung kekayaan Kutim. Selain itu, dapat meningkatkan devisa negara dan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Dengan adanya perda itu, diharapkan Karst di Kutim dapat terjaga baik dan bisa menjadi destinasi yang dibiayai oleh UNESCO seperti di Malaysia,” tutupnya. (*/la)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: karst kutimUNESCOwisata
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Rayakan Kelulusan Corat-Coret Baju, Pelajar ‘Dihambur’ Polisi

Next Post

Jatuh dari Ketinggian 40 Meter, Anggota Komunitas Pecinta Alam Tewas

Related Posts

Selamatkan Situs Tapak Tangan
Kaltim

Gua Purba di Sangkulirang Kaltim Terancam Pabrik Semen, Menteri Kebudayaan Colek Bahlil

7 Juni 2025, 16:24
Pabrik Semen Beroperasi, Ekosistem Karst Dipertanyakan
Kaltim

Pabrik Semen Beroperasi, Ekosistem Karst Dipertanyakan

25 Agustus 2023, 13:00
PPKM Bontang, Anjungan Bontang Kuala tetap Buka
Bontang

PPKM Bontang, Anjungan Bontang Kuala tetap Buka

18 Januari 2021, 17:43
Menikmati Potensi Wisata di Desa Batu Lepoq Kutim: Dari Air Terjun Kembar Siapat sampai Gua Mengkuris
Bontang

Menikmati Potensi Wisata di Desa Batu Lepoq Kutim: Dari Air Terjun Kembar Siapat sampai Gua Mengkuris

5 Juli 2020, 17:00
Tanjung Galau
Bontang

Tanjung Galau, Wisata Baru dari Tanah Uruk

16 Februari 2020, 16:00
Menpora Siapkan Bonus SEA Games 2019, Nominal Masih Dirahasiakan
Olahraga

Sempat Diklaim Malaysia, UNESCO Akui Pencak Silat Warisan Budaya Indonesia

13 Desember 2019, 18:30

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balapan Liar Saat Salat Jumat, Puluhan Motor Diamankan Polisi di Bontang Kuala

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.