• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

MIRIS!!! Ratusan Desa Masih Terjerat Blank Spot 

by BontangPost
8 Mei 2018, 11:35
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Asriani, Dianto(MUBIN/METRO SAMARINDA )

Asriani, Dianto(MUBIN/METRO SAMARINDA )

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Sebagai daerah yang kaya dengan sumber daya alam, nyatanya tidak membuat Kaltim bisa bergerak cepat di bidang pengembangan teknologi komunikasi. Sebab, sampai di tahun 2018 ini saja, masih terdapat ratusan desa di Kaltim yang dikategorikan sebagai daerah blank spot alias susah sinyal.

Asriani (19), salah seorang warga Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) mengatakan, di Long Rahong, Kecamatan Long Apari, sebagian besar masyarakat belum tersentuh sinyal. Untuk sekadar berkomunikasi dengan masyarakat luar, warga setempat harus mencari dataran tinggi.

“Di situ sama sekali tidak ada jaringan. Kalau orang mau menelepon, itu harus ke gunung dulu untuk mencari sinyal. Itu pun hanya dapat satu atau dua jaringan,” ujar perempuan yang biasa disapa Acy kepada media ini di Samarinda, Senin (7/5) kemarin.

Kata dia, demi mendapatkan sinyal, masyarakat harus menempuh perjalanan sekira satu kilometer. Apabila sampai di dataran tinggi, sinyal yang didapatkan masih terputus-putus. “Memang sudah ada sih towernya. Tetapi sinyalnya belum ada. Jadi masyarakat susah dapat sinyal. Kalau mau menelepon, ya harus susah payah cari jaringan,” katanya.

Baca Juga:  Hanura Bisa Penggembira, Bisa Penentu

Berdasarkan data Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim tahun 2016 lalu, sebanyak 55,10 persen wilayah Mahulu memang masih tergolong blank spot. Sementara 44,90 persen sudah tersentuh sinyal. Di Kaltim, dua tahun lalu daerah tersebut tergolong didominasi blank spot.

Daerah lain dengan blank spot terbanyak yakni di Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Di daerah tersebut tercatat 43,92 persen belum tersentuh jaringan telekomunikasi. Kemudian peringkat berikutnya ditempati Kabupaten Berau dengan 40 persen wilayah blank spot.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Data dan Integrasi Sistem Informasi Diskominfo Kaltim, Dianto mengungkapkan, hingga akhir 2017, di Mahulu hanya tersisa 31 desa yang tergolong blank spot. Dari data terbaru, desa dengan blank spot terbanyak tercatat di Kubar. Di daerah tersebut jumlahnya mencapai 79 desa.

Baca Juga:  Minta Pemprov "Pelototi" Sembako

Diikuti Kabupaten Paser dengan jumlah blank spot sebanyak 37 desa. Berikutnya ada Kutai Kartanegara (Kukar) dengan jumlah 35 desa. “Terakhir Kutai Timur dengan jumlah desa blank spot sebanyak 28 desa. Kalau ditotal secara keseluruhan, di tahun 2017 terdapat 210 desa yang masuk kategori blank spot,” ungkapnya.

Kata dia, blank spot membawa banyak dampak buruk bagi masyarakat. Antara lain masyarakat kesulitan mengakses informasi, lambat mengikuti perkembangan zaman, dan lambannya arus perkembangan sosial budaya masyarakat.

“Kondisi blank spot itu memang membuat masyarakat kesulitan berkomunikasi. Akibat lainnya ya pemerintah desa sulit mengunggah data-data laporan. Apalagi sekarang sudah mulai menerapkan sistem informasi untuk pengelolaan pemerintahan,” ucapnya.

Baca Juga:  Evaluasi Pertambangan Mesti Dilakukan!

Dia menuturkan, salah satu sebab terjadinya blank spot  karena sebagian besar desa di Kaltim belum tersentuh listrik. Sehingga pemerintah kesulitan bekerja sama dengan pihak terkait untuk memasang tower sebagai penunjang memerangi blank spot.

“Tetapi semua itu bisa terpecahkan di 2018 ini. Kami menargetkan seluruh wilayah sudah terbebas blank spot. Hal ini karena ada bantuan dari pemerintah pusat dan kabupaten. Kami saling menunjang untuk mengurai masalah blank spot ini,” tandas Dianto. (*/um)

DESA BLANK SPOT DI KALTIM
DAERAH        JUMLAH DESA
Kutai Barat                   79
Mahakam Ulu               31
Paser                            37
Kutai Kartanegara        35
Kutai Timur                  28
TOTAL                        210
Sumber data: Diskominfo Kaltim 2017

Tags: blank spotkaltimMetro Samarinda
Share5TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemprov Kebut Jalan Tol, Target Rampung Akhir Desember

Next Post

Bantah Razia Kaus #2019GantiPresiden

Related Posts

Kemnaker Rilis Biaya Hidup Layak di 38 Provinsi, Kaltim Rp5,7 Juta
Kaltim

Kemnaker Rilis Biaya Hidup Layak di 38 Provinsi, Kaltim Rp5,7 Juta

24 Desember 2025, 12:08
Kaltim Masuk 10 Besar Provinsi Paling Korup, Nilai Suap Capai Rp16,36 Miliar
Kaltim

Kaltim Masuk 10 Besar Provinsi Paling Korup, Nilai Suap Capai Rp16,36 Miliar

11 Oktober 2025, 08:00
Penduduk Kaltim Tembus Rp 4,05 Juta Jiwa, Pertumbuhan Tertinggi di PPU
Bontang

Penduduk Kaltim Tembus Rp 4,05 Juta Jiwa, Pertumbuhan Tertinggi di PPU

13 Maret 2024, 10:00
Gubernur Isran Sebut Kaltim Kaya Tapi Penduduk Miskin Masih Tinggi
Bontang

Gubernur Isran Sebut Kaltim Kaya Tapi Penduduk Miskin Masih Tinggi

1 Agustus 2023, 20:51
Wali Kota Basri Masuk Bursa Calon Gubernur Kaltim dari PKB
Kaltim

Wali Kota Basri Masuk Bursa Calon Gubernur Kaltim dari PKB

17 September 2022, 19:00
Satu Terduga Teroris Ditangkap di Kaltim
Kaltim

Satu Terduga Teroris Ditangkap di Kaltim

19 Mei 2022, 16:55

Terpopuler

  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Bontang Pecat Aipda IM, Positif Sabu hingga Terjerat Banyak Utang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.