• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Transparansi Anggaran di Daerah Masih Minim

by BontangPost
2 Juni 2018, 11:30
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
TEKANKAN: Dewan Nasional Fitra Indonesia tekankan pada pemerintah daerah agar lebih meningkatkan transparansi pengelolaan APBD.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

TEKANKAN: Dewan Nasional Fitra Indonesia tekankan pada pemerintah daerah agar lebih meningkatkan transparansi pengelolaan APBD.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Sebagian besar daerah di Kaltim dinilai masih belum transparan dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Buktinya masih banyak daerah yang belum mempublikasikan dokumen tahunan pengelolaan keuangan daerah tersebut.

Hal itu diungkapkan Anggota Dewan Nasional Farum Nasional untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Indonesia, Nandang Suherman, Jumat (1/6) kemarin. Kata dia, dirinya telah melakukan penelusuran sejumlah website daerah di Benua Etam. Salah satunya website yang dikelola Pemerintah Kabupaten Kukar. Di situ hanya terlihat dokumen anggaran pada tahun 2014.

“Itu sudah lima empat tahun yang lalu. Harusnya setiap tahun dipublikasi. Padahal pemerintah harus membuka informasi terkait anggaran. Supaya muncul kepedulian masyarakat sebagai pembayar pajak. Karena uang yang dikumpulkan itu dari pembayaran pajak,” imbuhnya dalam acara Bedah Anggaran yang diinisiasi anggota DPR RI, Hetifah Sjaifudian.

Baca Juga:  “Kaltim Itu Enak”, Dirjen Dukcapil Nilai Pelayanan KTP-el di Kaltim Tak Terlalu Rumit 

Kepedulian, lanjut Nandang, akan memunculkan keinginan masyarakat untuk mengawasi pengelolaan anggaran daerah. Sehingga alokasi anggaran untuk pembangunan daerah dapat dilaksanakan sesuai sasaran.

“Pengawasan itu supaya bisa lebih efektif. Agar tidak terjadi penyimpangan. Kemudian transparansi itu dapat memberikan peluang bagi masyarakat untuk ikut terlibat dalam proses perencanaan. Jangan sampai ada penyempitan partisipasi masyarakat,” katanya.

Nandang menyebut di era digital, tuntutan transparansi tidak bisa lagi dibendung. Terlebih sudah banyak aturan yang mewajibkan pemerintah membuka informasi APBD. Salah satunya Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

“Jika tidak transparan, efeknya dapat menimbulkan penyimpangan. Kalau tidak terbuka, sangat berpotensi terjadi korupsi. Korupsi itu rumusnya wewenang minus akuntabilitas,” terangnya.

Baca Juga:  Ratusan Prajurit Siaga Banjir

Sejauh ini, kata dia, akuntabilitas pemerintah masih terbatas pada jalur vertikal. Misalnya pemerintah kabupaten atau pemerintah kota lebih mengedepankan laporan pada pemerintah provinsi. Kemudian keterbukaan pada masyarakat sangat minim.

“Harusnya sekarang yang dikembangkan lagi akuntabilitas pada masyarakat. Itu yang masih kurang. Di dalam aturan, di samping pemerintah harus melaporkan anggaran pada atasannya, yang lebih penting pemerintah harus melaporkan pada masyarakat sebagai pembayar pajak dan penerima manfataan,” sebutnya.

Sementara untuk DPRD provinsi, kabupaten, dan kota, Nandang menyebut, wakil rakyat harus lebih konsen melakukan pengawasan. Terlebih waktu perencanaan, penyusunan, dan pengalokasian anggaran.

“Jangan sampai mereka disibukkan dengan perjalanan dinas. Sebab yang harus mereka melakukan adalah pengawasan yang efektif. Supaya bisa mempertanggungjawabkan pengawasan itu pada konstituennya. Itu salah satu keharusan dan tanggung jawab moral anggota dewan,” tutupnya. (*/um)

Baca Juga:  Dianggap Melawan, Herwan Terdepak dari Perahu Hanura 
Tags: DaerakkaltimMetro SamarindaTransparansi Anggaran
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Polisi Sita 26 Motor Balap 

Next Post

Gubernur Ingin PKS APT Pranoto Disusun 

Related Posts

Kemnaker Rilis Biaya Hidup Layak di 38 Provinsi, Kaltim Rp5,7 Juta
Kaltim

Kemnaker Rilis Biaya Hidup Layak di 38 Provinsi, Kaltim Rp5,7 Juta

24 Desember 2025, 12:08
Kaltim Masuk 10 Besar Provinsi Paling Korup, Nilai Suap Capai Rp16,36 Miliar
Kaltim

Kaltim Masuk 10 Besar Provinsi Paling Korup, Nilai Suap Capai Rp16,36 Miliar

11 Oktober 2025, 08:00
Penduduk Kaltim Tembus Rp 4,05 Juta Jiwa, Pertumbuhan Tertinggi di PPU
Bontang

Penduduk Kaltim Tembus Rp 4,05 Juta Jiwa, Pertumbuhan Tertinggi di PPU

13 Maret 2024, 10:00
Gubernur Isran Sebut Kaltim Kaya Tapi Penduduk Miskin Masih Tinggi
Bontang

Gubernur Isran Sebut Kaltim Kaya Tapi Penduduk Miskin Masih Tinggi

1 Agustus 2023, 20:51
Wali Kota Basri Masuk Bursa Calon Gubernur Kaltim dari PKB
Kaltim

Wali Kota Basri Masuk Bursa Calon Gubernur Kaltim dari PKB

17 September 2022, 19:00
Satu Terduga Teroris Ditangkap di Kaltim
Kaltim

Satu Terduga Teroris Ditangkap di Kaltim

19 Mei 2022, 16:55

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.