BONTANG – Pemkot Bontang mengucurkan dana Rp 1,5 miliar untuk mengembangkan sarana dan prasarana kawasan obyek wisata Pulau Beras Basah. Anggaran tersebut di antaranya akan digunakan untuk perbaikan dermaga, membuat papan nama “Pulau Beras Basah”.
“Kami anggarkan untuk perbaikan Pulau Beras Basah tahun 2018 ini,” jelas Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, belum lama ini.
Saat ini dikatakan Neni, proyek tersebut sudah mulai masuk tahap lelang. Dia berharap proses lelang berjalan lancar. Mengingat pihaknya juga akan membenahi beberapa destinasi wisata di Bontang. “Kami gunakan APBD murni, saya ingin benahi Pulau Beras Basah supaya jadi destinasi wisata maritim di Bontang,” ungkapnya.
Jika nanti destinasi wisata di Bontang sudah bagus, maka pihak Pemkot Bontang akan “memasarkannya” melalui Google. Hal itu, kata Neni dilakukan agar menarik wisatawan baik domestik maupun turis asing. “Sekarang sudah 300 persen turis masuk ke Bontang, dengan adanya titik wisata mangrove, Beras Basah, dan lainnya,” terang dia.
Seperti diketahui, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Bontang Bambang Cipto Mulyono mengatakan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bontang naik drastis saat libur Lebaran atau cuti bersama beberapa waktu lalu.
Wisata mangrove kata Bambang, mampu menyedot minat wisatawan hingga menempati posisi teratas yang paling banyak dikunjungi saat cuti bersama. “Dengan meningkatnya jumlah wisatawan, tentu akan berdampak kepada ekonomi masyarakat Bontang. Mengingat banyaknya terjadi transaksi keuangan dari pengunjung,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Para wisatawan pun terbagi menjadi 3, yakni wisatawan lokal, wisatawan nusantara, dan wisatawan asing. Meski tempat wisata di Bontang masih banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal, Bambang tak menampik juga ada banyak wisatawan dari luar Bontang. Baik dari Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, dan Kutai Timur.
“Kalau wisatawan asing beberapa saja, mereka sengaja berkunjung dan berwisata di Bontang, sehingga diharapkan, ketika ikon Kota Bontang yakni Pulau Beras Basah dipercantik, dapat menarik perhatian wisatawan mancanegara untuk berwisata di Bontang,” pungkasnya. (mga)






