• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Kisah Donny Malewa, Pemadam Tertua di Kutim

by M Zulfikar Akbar
6 Agustus 2018, 10:39
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
LELA RATU SIMI/SANGATTA POST
PEMADAM TUA: Donny seorang pemadam Kutim pasca memadamkan api di Sangatta.

LELA RATU SIMI/SANGATTA POST PEMADAM TUA: Donny seorang pemadam Kutim pasca memadamkan api di Sangatta.

Share on FacebookShare on Twitter

Donny Malewa, pria kelahiran Makassar, 9 November 1948 silam ini tidak mengenal kata mundur, ketika si jago merah membara dimana-mana.

—–LELA RATU SIMI, Sangatta————-

Memadamkan api merupakan pekerjaan yang digeluti sejak 1983, kemudian pada 2003 dirinya diangkat menjadi Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D).

Saat ditemui usai memadamkan api di kawasan Sangatta Utara, lelaki berusia kurang lebih 70 tahun itu menceritakan seluruh pengalamannya. Menurutnya pekerjaan seperti ini merupakan hobi yang dibayar dan sudah menjadi kegiatan yang mendarah daging.

“Saya sangat senang padamkan api. Prinsip saya jika api semakin berkobar, maka saya harus lebih maju. Tidak butuh hadiah besar, ucapan terimakasih saja sudah membuat saya sangat bahagia,” ujarnya.

Pertama kali menginjakkan kaki di Kutim, Donny melakukan perubahan, bupati pertama, Awang Faroek meminta ia untuk mendirikan pemadam kebakaran.

“Pada 2002 saya melakukan perekrutan, kemudian 2003 kami sudah memiliki tim. Bahkan seluruh elemen kami libatkan. Selanjutnya kami susun struktural kepengurusan agar bisa menjalankan tugas dan tanggung jawab,” jelasnya.

Adapula anggaran yang didapatnya saat awal bekerja hanya berkisar Rp 800 -900 ribu perbulan. Hingga nyaris 20 tahun ia bekerja, sampai saat ini masih berstatus TK2D.

“Saya mengabdi untuk Kutim sejak lama. Memegang pos di Bengalon dan Sangatta. Hingga sekarang masih turun ke lapangan kalau ada musibah,” tuturnya.

Lelaki yang menetap di Jalan Mujur Jaya, Kecamatan Sangatta Utara itu memiliki dua orang putra dan satu putri. Dimana dua anak dan satu menantunya mengikuti jejaknya dalam pekerjaan menjadi pemadam. Namun ia mengaku, bukan hanya memiliki tiga anak, melainkan seluruh didikkannya di damkar sudah dianggap seperti anak sendiri.

“Betapa janggalnya saya jika anak-anak bekerja dan saya tidak, saya harus tetap terjun selama masih mampu. Saya siap mati kalau memadamkan. Setidaknya sebelum bekerja, saya selalu berdoa dan menyerahkan nyawa pada Tuhan,” pungkasnya.

Sejumlah kisah yang tidak bisa dilupakan, ia ceritakan pada Sangatta Post. Tidak hanya dicaci maki jika terlambat datang, bahkan diludahi oleh masyarakat sudah ia rasakan. Baginya hal itu lebih panas dibanding terkena api sungguhan.

“Saya pernah ditahan oleh kepolisian, ketika melihat anak terkurung di tengah api. Hingga saya tetap nekat masuk ke dalam, untuk mencari dua anak itu, yang satu saya temukan, tapi yang buat saya menangis ketika tidak menemukan anak satunya. Ternyata saat itu saya sedang menginjak mayat bocah yang saya cari,” ucapnya seraya meneteskan air mata.

Dengan pengalaman itu, dirinya melatih diri untuk semakin tegar. Tidak hanya itu, dia mencari tahu aturan dalam upaya penyelamatan. Setelah lama, dirinya paham bahwa ada batasan dalam menerjang api.

“Bagi saya menjadi seorang pemadam bukan tentang hebat tidaknya melenyapkan api, tapi bagaimana cara kita menanamkan jiwa sosial di dalam diri untuk membantu manusia,” tutupnya. (*/la)

Share8TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Panwas Minta Bacaleg Tidak Berpolitik Uang

Next Post

“Blangkon Jogja” Solusi Lingkungan Sehat RT 07 Tanjung Laut  

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.