• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Sejumlah Ruas Jalan Butuh Perbaikan Segera

by M Zulfikar Akbar
31 Januari 2017, 15:24
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Puluhan  motor pengantar jenazah yang tertahan karena kondisi jalan yang berlubang dan tergenang air di Jl Baru menuju Pasar Youtefa Abepura. Di lokasi ini jika turun hujan menjadi berbahaya sebab permukaan jalan tidak terlihat sementara lubang menutupi hampir seluruh badan jalan. Foto diambil Minggu  (29/1) kemarin. (Gamel/Cepos )

Puluhan motor pengantar jenazah yang tertahan karena kondisi jalan yang berlubang dan tergenang air di Jl Baru menuju Pasar Youtefa Abepura. Di lokasi ini jika turun hujan menjadi berbahaya sebab permukaan jalan tidak terlihat sementara lubang menutupi hampir seluruh badan jalan. Foto diambil Minggu (29/1) kemarin. (Gamel/Cepos )

Share on FacebookShare on Twitter

JAYAPURA-Persoalan infrastruktur jalan di Kota Jayapura rupanya masih banyak yang harus diperbaiki. Tak sedikit kerusakan jalan di sejumlah titik yang dikeluhkan. Mulai dari lokasi di jalan alternatif, di ruas jalan Organda, di Pasar Youtefa, poros utama menuju Koya Barat termasuk yang berada di tengah kota, Jalan Baru Pasar Youtefa.

Di lokasi jalan baru Youtefa ini, kubangan begitu besar dan hampir menutup seluruh badan jalan. Yang berbahaya adalah ketika hujan turun dan bercampur lumpur dan dipastikan permukaan jalan tak nampak karena tertutup air keruh. Tertutup dengan kondisi berlubang.

“Hampir saja terjatuh karena di saat bersamaan ada rombongan jenazah datang dan jalan tertutup oleh air. Lalu saat dilewati ternyata berlubang dan itu ukurannya cukup besar sehingga banyak yang hampir terperosok,” kata Opik, salah satu warga Perumnas yang mengeluh karena hampir jatuh.

Pria yang memiliki istri seorang dosen ini sendiri akhirnya memilih menepikan kendaraanya setelah semua sepatunya basah akibat terperosok. Ia mengatakan bahwa untuk mengurangi keluhan apalagi harus sampai jatuh korban seharusnya pemerintah tidak perlu kaku dengan menunggu anggaran, sebab pajak yang diberikan masyarakat juga tak menunggu harus terima gaji.

Sarannya adalah jalan-jalan berlubang ini ditutupi sementara menggunakan karang lalu dipadatkan. Meski tak bersifat permanen, namun paling tidak bisa memberi sedikit kenyamanan bagi pengguna jalan. “Di jalan menuju Pasar Youtefa ini ada tiga titik yang rusak, dan sangat tidak nyaman karena kami juga harus pilih-pilih jalan. Harusnya pemerintah merespon dulu, jangan sampai ada korban. Ini tengah kota soalnya,” sindirnya.

Senada disampaikan Lukman, salah satu pedagang sayur yang biasa membeli sayur di Jalan Baru Pasar Youtefa ini melihat selain kubangan, ada juga yang akhirnya ditimbun oleh warga sendiri.

“Yang dekat kebun sayur itu baru ditimbun secara swadaya, tapi kasihan juga karena kalau masyarakat yang timbun lalu menjalankan kotak sumbangan biasanya dibubarkan Polisi padahal ini dilakukan karena pemerintah juga lambat,” imbuhnya.

Pantauan Cenderawasih Pos saat rombongan jenazah melintas sangat riskan. Puluhan motor tertahan di tengah jalan sementara dari belakang motor lain melaju kencang dan menghambat mobil ambulance yang juga diarahkan mengambil posisi sebelah kiri jalan. (ade/tri)

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Terlalu!! Sepasang Remaja Pesta Sabu

Next Post

Hari Ini Nursalam Dilantik Sebagai Ketua DPRD Bontang

Related Posts

Sinyal Positif PAD Bontang: Retribusi Parkir Pasar Lampaui Target, Digitalisasi Tekan Kebocoran
Bontang

Sinyal Positif PAD Bontang: Retribusi Parkir Pasar Lampaui Target, Digitalisasi Tekan Kebocoran

29 April 2026, 13:00
Terjadi 121 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Bontang Hingga September 2024
Bontang

UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

29 April 2026, 11:30
Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban
Kriminal

Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

29 April 2026, 10:23
Klaim Data Tidak Utuh, Gubernur Rudy Mas’ud Sebut Anggaran Makan Minum 2026 Turun Jadi Rp 10 Miliar
Bontang

Klaim Data Tidak Utuh, Gubernur Rudy Mas’ud Sebut Anggaran Makan Minum 2026 Turun Jadi Rp 10 Miliar

29 April 2026, 09:30
DPRD Bontang Setuju Pemkot Tunda Akuisisi Klub Bola
Bontang

DPRD Bontang Setuju Pemkot Tunda Akuisisi Klub Bola

29 April 2026, 09:04
DPK Bontang Angkat Cerita Daerah Lewat Lomba Bertutur 2026
Society

DPK Bontang Angkat Cerita Daerah Lewat Lomba Bertutur 2026

29 April 2026, 08:00

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.