• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Biaya Minim, Tetap Upayakan Fogging 

by BontangPost
28 Agustus 2018, 11:00
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
CEGAH PENYAKIT: Seorang warga sedang menunjukkan sarang nyamuk yang ada di kawasan rumahnya.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

CEGAH PENYAKIT: Seorang warga sedang menunjukkan sarang nyamuk yang ada di kawasan rumahnya.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Maraknya penyebaran penyakit Demam Berdarah (DBD) di kawasan Kutim, khususnya Sangatta Utara dan Sangatta Selatan menjadi perhatian khusus Dinas Kesehatan (Diskes) Kutim. Sekretaris Diskes Kutim, Haryati menyatakan, kasus DBD  masih merebak di Kutim. Namun begitu, pihaknya mengaku tak bisa berbuat banyak untuk melakukan pencegahan.

Hal ini dikarenakan minimnya anggaran yang menjadi salah satu kendala dalam pencegahan. “Kami tidak ada anggaran untuk fogging, tapi kami sudah meminjam. Jika ada anggaran bisa diprioritaskan pada kami untuk mengganti,” ujarnya dalam coffee morning, Senin (27/8).

Haryati mengaku akan terus berupaya untuk melakukan upaya yang bisa dilakukan untuk masyarakat. Seperti halnya tetap menyosialisasikan agar tidak ada penyebaran lebih luas. Kata dia, menjaga lingkungan merupakan salah satu cara untuk terhindar dari tumbuhnya sarang nyamuk.

Baca Juga:  Bawaslu Ingatkan Caleg Banyak Beribadah

“Saya imbau pada masyarakat agar tidak menumpuk sampah yang berpotensi menimbulkan genangan air. Supaya tidak ada nyamuk berkembang biak,” umbau Haryati.

Sementara itu Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Diskes Kutim, Yuwana Sri mengatakan, penyakit DBD merupakan hal yang kerap terjadi di manapun dan kapanpun. Bukan hanya di Kutim dan juga tidak mengenal waktu. “Kalau (karena) musim juga tidak. Memang DBD kan hampir setiap saat ada walaupun biasanya naik pasa  Desember sampai April,” katanya.

Maraknya DBD ini rupanya dikeluhkan oleh warga. Dalam hal ini, warga meminta pemkab bisa turun untuk melakukan fogging demi mencegah terjangkitnya DBD.

Salah seorang warga Kabo Jaya, Idha Niaty (49) mengeluhkan banyaknya sarang nyamuk di kawasan rumahnya kerap membuat khawatir. Terlebih dia memiliki bayi berusia tujuh bulan yang sangat rentan tertular penyakit. “Coba saja ada fogging, masa setiap hari saya semprot pakai anti serangga,” keluh Idha. (*/la)

Baca Juga:  Polder Ilham Maulana Bakal Jadi Sentra Wisata Kuliner
Tags: dbdFoggingSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pelajaran dari Batu dan Cucu

Next Post

Atasi Masalah Air Bersih Pedalaman, Dinas Perkim Sediakan 13 Pamsimas di 2018

Related Posts

Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu
Bontang

Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

28 Oktober 2026, 11:20
DBD di Bontang Bertambah 28 Kasus dalam Sepekan, Dua Kelurahan Jadi Perhatian
Bontang

DBD di Bontang Bertambah 28 Kasus dalam Sepekan, Dua Kelurahan Jadi Perhatian

27 Oktober 2026, 13:18
DBD Masih Mengintai di Bontang, Lima Kelurahan Catat Kasus Terbanyak
Bontang

DBD Masih Mengintai di Bontang, Lima Kelurahan Catat Kasus Terbanyak

6 Oktober 2026, 09:42
Gunung Telihan Bontang Catat Kasus DBD Tertinggi, Warga Diminta Tak Lengah
Bontang

Gunung Telihan Bontang Catat Kasus DBD Tertinggi, Warga Diminta Tak Lengah

11 September 2026, 10:03
Gunung Telihan Catat Kasus DBD Terbanyak di Bontang, Warga Diminta Waspada
Bontang

Gunung Telihan Catat Kasus DBD Terbanyak di Bontang, Warga Diminta Waspada

2 September 2026, 09:00
Dinkes Bontang Luncurkan Peta Digital DBD, Warga Kini Bisa Pantau Sebaran Kasus Per RT
Bontang

DBD Bontang Naik-Turun, Angka Tertinggi Pernah Capai 588 Kasus

15 Agustus 2026, 10:00

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.