• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Tidak Terdata di Pusat, 700 Nelayan di Kutim Tak Dapat Asuransi 

by BontangPost
3 Februari 2017, 12:59
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
TIDAK TERDATA: Salah seorang nelayan sedang memperbaiki perahu. (DOK SANGATTA POST)

TIDAK TERDATA: Salah seorang nelayan sedang memperbaiki perahu. (DOK SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

 

 

SANGATTA – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Nur Ali, mengaku terkejut mendengar kabar jika seluruh nelayan yang tersebar di Kutim belum terdaftar di pusat. Juga, tak satupun yang mengantongi Kartu Identitas Nelayan (KIN). Padahal, dua hal tersebut sangat penting dan dibutuhkan bagi nelayan.

“Kami data ada 700 nelayan yang tidak terdaftar di pusat. Tentunya, kami pastikan tidak pula memiliki KIN. Padahal, semua nelayan tersebut sudah terdaftar di Kabupaten. Hanya di pusat saja tidak,” ujar Kadis Ali.

Ada beberapa manfaat jika nalayan terdaftar di pusat dan mengantongi KIN. Diantaranya, keberadaan nelayan tersebut diakui dari tingkat kabupaten hingga pusat, dan tentunya mendapatkan jaminan keselamatan hingga asuransi jiwa.

“Setahu saya, jika nelayan terkena musibah, akan mendapatkan santunan Rp 200 juta. Ini berkaca dari nelayan Bontang. Karena di sana (Bontang, red.) sepertinya sudah terdaftar semua dan memiliki kartu nelayan,” katanya.

Karenanya, dirinya selaku Kadis baru, akan kembali mendata ulang semua nelayan yang ada di Kutim. Setelah rampung, langsung diusulkan untuk dimasukkan dalam daftar nelayan di pusat. Sebelumnya, dirinya juga mengimbau, bagi nelayan yang belum mengantongi izin, diminta segera untuk membuatnya.

“Kami akan perjuangkan semua nelayan untuk mendapatkan haknya. Mulai saat ini kami sudah melakukan sosialisasi kepada nelayan,” katanya.

Sementara itu, Ardi, salah seorang nelayan berharap agar kiranya pemerintah bisa memberikan perhatian serius bagi semua nelayan di Kutim. “Ya kita harap ada asuransi bagi kami semua. Diberikan pula bantuan. Sehingga, kehidupan kami terjamin dan makmur,” harap Ardi. (dy)

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Data SK Ganda Masih Diinventarisir 

Next Post

Warga Keluhkan Keberadaan Kandang Ayam 

Related Posts

Tiang Lapuk, Penampungan Sampah di Kampung Malahing Bontang Ambruk ke Laut
Bontang

Penampungan Ambruk ,DLH Bontang Tambah Jadwal Pengangkutan Sampah di Malahing

25 April 2026, 15:48
Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo
Kaltim

Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

25 April 2026, 15:27
Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan
Bontang

Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

25 April 2026, 14:44
Keponakan 23 Tahun Terpilih Jadi Ketua Kadin Kaltim, Rudy Mas’ud Bantah Isu KKN
Kaltim

Keponakan 23 Tahun Terpilih Jadi Ketua Kadin Kaltim, Rudy Mas’ud Bantah Isu KKN

25 April 2026, 12:30
Tujuh Saksi Dugaan Kasus Pelecehan di Ponpes Diperiksa, Polisi; Kemungkinan Bertambah
Kriminal

Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

25 April 2026, 11:11
Antrean Solar di SPBU Tanjung Laut Disorot, Pemkot Bontang Jadwalkan Monitoring
Bontang

Antrean Solar di SPBU Tanjung Laut Disorot, Pemkot Bontang Jadwalkan Monitoring

25 April 2026, 10:25

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.