• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Jaga Situasi Tetap Kondusif, Sebut Tak Pernah Ada Gesekan

by BontangPost
29 September 2018, 11:50
in Feature
Reading Time: 2 mins read
0
KEDUA PENDUKUNG: Suporter sepak bola The Jakmania dengan Viking yang berada di Bontang mengaku tidak pernah terlibat gesekan.(Adiel/Bontang Post)

KEDUA PENDUKUNG: Suporter sepak bola The Jakmania dengan Viking yang berada di Bontang mengaku tidak pernah terlibat gesekan.(Adiel/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

Dunia sepak bola tanah air kembali tercoreng. Salah satu suporter Persija Haringga Sirla terenggut nyawanya setelah kedapatan menuju Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk mendukung tim kesayangannya, Minggu (23/9) lalu. Padahal venue pertandingan merupakan markas dari sang rival.  Tak ayal, ia menjadi bulan-bulanan pendukung tuan rumah. Lantas, perseturuan ini apakah menjalar hingga Bontang?

ADIEL KUNDHARA, Bontang

Sepak bola yang merupakan hiburan justru menjadi kuburan. Bagaimana tidak, fanatisme yang berlebihan justru membuat makna sportivitas pun pudar. Sudah 63 nyawa menjadi korban pertikaian antar suporter se-Indonesia. Khusus laga el-classico Indonesia antara Persib vs Persija, tujuh jiwa pun sudah menghadap Sang Mahakuasa.

Uniknya, rivalitas tersebut tak menjalar ke Bontang. Fajar selaku Wakil Ketua  Viking Borneo Bontang, suporter Persib Bandung, mengatakan aksi kekerasan antar dua pendukung tersebut harus dihentikan. Salah satu bentuk konkritnya dengan tidak menggunakan identitas yang berbau rasis.

KEDUA PENDUKUNG: Suporter sepak bola The Jakmania dengan Viking yang berada di Bontang mengaku tidak pernah terlibat gesekan.(Adiel/Bontang Post)

“Melarang siapa pun menggunakan atribut rasis. Karena ini (Bontang, Red.) kampung orang, perlu dijaga bersama-sama,” kata Fajar kepada Bontang Post saat ditemui di markas suporter yang identik dengan warna biru tersebut, Jumat (28/9) kemarin.

Ia pun menggaransi ketentraman di Kota Taman. Bahkan, jika ada suporter The Jakmania, suporter Persija, yang memakai identitas pun, tidak akan disenggol. Fajar lebih menekankan kepada anggotanya untuk memiliki sikap respek, dengan kultur mereka.

“Selama ini kami tidak pernah ada gesekan di Bontang,” ungkapnya.

Dikatakannya, kedua suporter ini kerap bertemu. Terakhir, saat Tim Nasional mejuarai Piala AFF U-16, The Jak dan Viking pun ikut menyambut bersama. Momen untuk islah pun sebelumnya sempat terjadi setelah tragedi yang menewaskan Rangga, suporter Persib, pada tahun 2012 silam. Namun belakangan memanas kembali lantaran terdapat video pemain Persija yang mengolok Viking.

“Kami pernah mencari markas Jak di Bontang, saat itu tidak ada, karena belum terbentuk. Baru diketahui tahun ini, pada saat situasi memanas kembali,” ujarnya.

Menurutnya, biarkan rivalitas ini tetap ada tetapi diisi dengan cara yang kreatif. Seperti nyanyian untuk mendukung tim pujaan hati maupun koreografi yang bukan berbau provokasi. Mengingat jika aksi kekerasan ini tetap berjalan, maka secara tidak langsung meracuni generasi mendatang dengan suasana kebencian.

“Kasihan generasi penerus karena tidak langsung mewarisi kekerasan pada mereka. Teman-teman yang tidak tahu ya mengertinya kebencian,” ucap pria yang sehari-harinya berprofesi sebagai pedagang ini.

Viking Borneo Bontang pun mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Haringga Sirla. Ia berharap ini merupakan korban terakhir di pesepakbolaan tanah air. Terkait pelaku, Fajar mengatakan karena sudah mengarah tindakan kriminal, maka perlu mendapat hukuman seberat-beratnya. “Kami pun mengutuk perbuatan tersebut,” tuturnya.

Fajar pun meminta kepada warga Bontang untuk tidak men-judge Viking dengan adanya kasus ini. Ia berujar hukuman untuk Persib Bandung pun siap diterima, asalkan semua yang terlibat kasus serupa mendapat ganjaran setimpal.

Sementara itu Kepala Jakmania Outsider Kalimantan Timur (JOKT) Vikri sepakat dengan perdamaian yang tercipta di antara dua kubu suporter tersebut. Ia pun mengatakan di Bontang tidak pernah terjadi gesekan. Intinya antara Jakmania dan Viking tidak melakukan hujatan satu sama lain.

“JOKT setuju bila tercipta perdamaian antara kami dengan Viking. Dengan tidak membawa masalah di Jawa ke Kaltim,” kata Vikri.

Diakuinya kegiatan nonton bareng (nobar) antara kedua belah pihak belum pernah dilakukan. Akan tetapi pertemuan antara sesama pengurus sudah terjadi. Ke depan, JOKT sendiri akan mengadakan kegiatan untuk mengenang almarhum. Bentuknya, masih menunggu proses koordinasi dengan beberapa pihak terkait. Tidak menutup kemungkinan mengajak suporter lain, termasuk Viking Borneo Bontang.

“Informasinya ditunggu saja, setelah proses koordinasi selesai,” tuturnya.

Sebagai informasi, jumlah anggota Viking Borneo Bontang sekira 100 orang. Sementara JOKT sendiri hanya berjumlah 15 orang. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Suporter Sepak BolaThe JakViking
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Foto Habib Bahar Diganti Wajah Sandi

Next Post

Konversi BBM ke BBG untuk Nelayan

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Dua Pengedar di Muara Badak Ditangkap Saat Berboncengan, Polisi Sita 16,55 Gram Sabu

    Dua Pengedar di Muara Badak Ditangkap Saat Berboncengan, Polisi Sita 16,55 Gram Sabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.