• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Warga Kawasan Pantai Mengungsi ke Dataran Tinggi

by BontangPost
30 September 2018, 11:04
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
PANTAU: PMI dan Polres Kutim, memantau Dusun Kenyamukan untuk melihat situasi pantai.(Dhedy/Sangatta Post)

PANTAU: PMI dan Polres Kutim, memantau Dusun Kenyamukan untuk melihat situasi pantai.(Dhedy/Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Warga di beberapa kecamatan yang bermukim dekat kawasan pantai tadi malam (28/9) mengungsi ke dataran tinggi. Seperti Desa Manubar Kecamatan Sandaran, Dusun Kenyamukan, Sangatta Utara, dan dikabarkan pula Kecamatan Sangkulirang.

Warga mengungsi untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Yakni tsunami. Pasalnya, tsunami sudah terjadi di Donggala Sulawesi Tengah. Diketahui, kawasan khususnya Palu, cukup dekat dengan Kecamatan Sandaran. Hanya membutuhkan waktu 30 menit menggunakan speed boat.

“Info, Sandaran dan Sangkulirang air laut naik. Imbas dari gempa (Donggala),” ujar Tammi warga setempat.

“Sangkulirang sudah mulai mengungsi ke daerah yang lebih tinggi. Air makin naik di daerah Sangkulirang. Sudah terjadi 22 kali gempa susulan,” tambah Sari Rika.

Baca Juga:  Masih Terendam Banjir,  Pipa Bocor di Bengalon Belum Diperbaiki 

“Informasi terkini (28/9) sekira pukul 22.48, RT dan beberapa warga di Kenyamukan mengungsi. Sementara kami melakukan sosialisasi,” lanjut Ketua Harian PMI, Wilhelmus.

Camat Sandaran,  Muhammad Taher Pekang membenarkan hal itu. Katanya, salah satu desa di wilayahnya, yakni Desa Manubar terdampak gelombang pasang akibat gempa yang berpusat di Donggala, Sulawesi Tengah sekira pukul 18.02 Wita.

Warga bertahan di Kantor Camat Sandaran yang letaknya di dataran lebih tinggi dari Kampung Sandaran.

“Air pasang laut sempat naik ke jalanan dan sempat menimbulkan kepanikan. Tapi saat ini kondisi sudah normal, air pasang beberapa sentimeter sudah surut,” kata Taher, Jumat malam (28/9).

Gempa yang mengguncang Donggala menurut BMKG berkekuatan  7.7 SR, terjadi Jumat (28/9) pukul 17:02:44 WIB atau 18.02 Wita. Pusat gempa di  Garis Lintang : 0.18 LS, Garis Bujur , dan  119.85 BT pada kedalaman  10 Km.

Baca Juga:  Prioritaskan Pelatihan TK2D Senior

Kenaikan air laut tidak tinggi, hanya dalam hitungan sentimeter tanpa gelombang. Namun mengagetkan warga. Warga keluar rumah dan berusaha mengungsi ke dataran yang lebih tinggi. “Tidak ada kerusakan terhadap harta benda warga maupun korban jiwa,” katanya.

Menurut Taher, hingga pukul 23.00 Wita warga masih enggan pulang ke rumah dan memilih mengungsi di  Kantor Camat yang letaknya di dataran tinggi.

“Saya informasikan warga Sandaran dalam kondisi baik-baik saja, kepanikan sudah hilang. Kalau warga belum berani pulang ke rumah, petugas kecamatan akan mendampingi warga sampai pagi di kantor camat,” kata Taher.

Sedangkan Camat Sangkulirang, Tajuddin mengaku daerahnya masih terbilang aman. Hanya Kecamatan Sangkulirang cukup terdampak. Hanya saja, pihaknya tetap waspada akan hal itu.

Baca Juga:  Tahap Pertama, Logistik Dikirim ke 7 Kecamatan

“Di Sangkulirang alhamdulillah aman.  Tapi di Sandaran air laut naik di permukiman masyarakat Manubar Pantai. Begitu info dari Camat Sandaran,” kata Tajuddin.

Untuk diketahui, gempa Donggala terasa sampai ke Kaltim dan Kutim khususnya. Hampir semua kecamatan di Kutim merasakan gempa tersebut. Paling terasa mereka yang berada di dekat pesisir. (dy)

Tags: gempa donggalaGempa PaluSangatta Posttsunami
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bawaslu Bidik Perusahaan “Bandel”

Next Post

Bupati Minta Warga Tenang dan Waspada

Related Posts

BMKG Akhiri Peringatan Dini Tsunami NTT
Bontang

BMKG Akhiri Peringatan Dini Tsunami NTT

15 Agustus 2026, 13:14
Gempa 7.7 Magnitudo Guncang NTT, BMKG Peringatkan Potensi Tsunami
Nasional

Gempa 7.7 Magnitudo Guncang NTT, BMKG Peringatkan Potensi Tsunami

15 Agustus 2026, 09:08
Peringatan Tsunami untuk Bontang Dicabut, Ini Wilayah yang Telah Terdeteksi
Bontang

Peringatan Tsunami untuk Bontang Dicabut, Ini Wilayah yang Telah Terdeteksi

8 Juni 2026, 11:32
Gempa Besar Filipina Picu Peringatan Tsunami, Bontang dan Kutim Masuk Zona Waspada
Internasional

Gempa Besar Filipina Picu Peringatan Tsunami, Bontang dan Kutim Masuk Zona Waspada

8 Juni 2026, 09:05
Gempa di NTT, 346 Rumah Rusak, 770 Warga Mengungsi
Nasional

Gempa di NTT, 346 Rumah Rusak, 770 Warga Mengungsi

15 Desember 2021, 09:45
BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami NTT
Nasional

BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami NTT

14 Desember 2021, 14:38

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.