• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial

Batik Beras Basah, Antar Hobi Mencapai SNI 

by BontangPost
2 Oktober 2018, 00:13
in Advertorial
Reading Time: 2 mins read
0
BANGGA: Eko Wiji Rahayu bersama salah satu koleksi batik yang ia desain sendiri.(Humas Pupuk Kaltim for Bontang Post)

BANGGA: Eko Wiji Rahayu bersama salah satu koleksi batik yang ia desain sendiri.(Humas Pupuk Kaltim for Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

HOBI gambar dan desain mengantarkan Eko Wiji Rahayu (55) atau karib disapa Ewid menjadi salah satu pioner batik di kota Bontang. Menekuni usaha ini terbilang lama, sekira 17 tahun, diawali butik “Ewid Collection” yang dia rintis sejak 2001.

Pada 2006, Ewid tak sengaja mengenal Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Pupuk Kaltim di sebuah ekspo. Dia melihat berbagai usaha binaan Pupuk Kaltim, saat itu dengan mudah ikut serta dalam kegiatan tersebut bahkan difasilitasi penuh. Beda dengan dirinya yang secara swadaya jatuh bangun mengembangkan usaha batik.

Ketertarikan itu membuat Ewid tak berpikir panjang menjadi salah satu Mitra Binaan Pupuk Kaltim. Dia mendapat bantuan modal usaha periode pertama pada tahun tersebut. Pembinaan serta pendampingan dia dapat dari Pupuk Kaltim, hingga akhirnya Batik Beras Basah yang menjadi ikon produknya kian meluas dan dikenal masyarakat Bontang hingga Kaltim.

Baca Juga:  BPJAMSOSTEK Sesuaikan Jam Operasional, Tekan Penyebaran Covid-19

“Saya memberi nama Batik Beras Basah juga sebagai promosi Bontang ke daerah luar, dengan corak tumbuhan laut yang saya desain sendiri. Karena memang hobinya menggambar,” terang Ewid.

Peranan Pupuk Kaltim terhadap pengembangan usaha batiknya begitu dirasakan Ewid. Ia tak menyangka mendapat pembinaan serius oleh perusahaan. Tak hanya permodalan, ibu dua orang anak ini juga difasilitasi beragam pelatihan dan kompetensi hingga promosi dan hak paten merek dagang yang dimiliki. Selain itu, Pupuk Kaltim juga mempercayakan Ewid bersama tim, sebagai instruktur pada berbagai pelatihan bagi mitra binaan perusahaan, agar mampu berkembang dengan inovasi yang lebih beragam. “Mungkin tanpa binaan Pupuk Kaltim, kami belum bisa mencapai titik ini, bisa saja masih naik turun,” ucap dia.

Baca Juga:  Tingkatkan Kapasitas Kader PEDALGAS, PKT Gelar Pelatihan Edukasi Stunting

Tahun ini, genap 12 tahun Ewid dibina Pupuk Kaltim. Tak hanya batik, sepatu dan tas pun kian dikembangkan Ewid dengan berbagai corak, serta memanfaatkan sisa kain perca menjadi berbagai aksesoris berkonsep batik. Satu hal berkesan bagi Ewid dari pembinaan Pupuk Kaltim, produknya mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan setelah difasilitasi promosi pada berbagai kegiatan dan pameran, baik dalam maupun luar negeri, termasuk media massa. Hal itu mengingat promosi menjadi bagian penting dalam pengembangan usahanya agar bisa dikenal masyarakat luas.

Dalam waktu dekat, Batik Beras Basah juga akan mengikuti audit Badan Standarisasi Nasional (BSN) untuk pengajuan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi produknya. Juga difasilitasi Pupuk Kaltim, sebagai wujud pembinaan dan pendampingan berkelanjutan.

Baca Juga:  Gelar Ragam Kegiatan Virtual, Rahmad Pribadi : Pupuk Kaltim Terus Dorong Semangat Pejuang Covid-19

“Minggu ini rencananya tim audit ke sini, semoga lolos dan produk kami diakui SNI. Semua ini berkat Pupuk Kaltim yang membina secara menyeluruh, sehingga kami benar-benar bisa mandiri ke depannya,” pungkas Ewid. (*/vo/nav/ra/adv)

Tags: advertorialMitra Binaan Pupuk Kaltimpupuk kaltim
Share2TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kios Burung Kian Berkicau Berkat Pupuk Kaltim 

Next Post

Baru Setahun Diresmikan, Dinding Rusunawa Api-Api Retak 

Related Posts

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.