BONTANG – Tim sepak bola Bontang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim, statusnya masih belum aman. Pasalnya dari dua laga, anak asuh Yusuf Supriansyah ini masih mengoleksi empat poin. Hasil dari sekali menang dan sekali imbang.
Berdasarkan hitungan, seluruh tim masih berpeluang lolos. Bergantung dari hasil di pertandingan terakhir. Tim yang memperoleh kemenangan dipastikan menjadi wakil dari grup B ke babak semifinal. Sebaliknya, tim yang terjungkal otomatis harus tersisih.
Pelatih tim sepakbola Bontang Yusuf Supriansyah mengatakan, siap menjalani laga penentuan, hari ini (8/12). Pelatih pun telah mengantongi kelemahan dari tim Paser yang menjadi lawannya. Bahkan, tiga poin telah dipatok pelatih sebagai hasil yang wajib diraih tim.
“Kami harus antisipasi serangan balik mereka. Mereka bagus pada strategi itu,” kata Yusuf.
Dengan hasil itu, maka tim Bontang dipastikan menjadi juara grup B. Kondisi itu lebih mudah, mengingat lawan yang dihadapi di semifinal nanti ialah runner-up grup A.
Sayangnya, perjuangan tim Bontang mengalami sedikit kendala. Mengingat sebanyak enam pemain dipastikan tidak dapat bermain pada laga penting tersebut.
Dua pemain harus menjalani hukuman akumulasi kartu. Sedangkan empat pemain sedang mengalami cedera. Dua mengalami cedera serius dan dua pemain terbekap cedera ringan.
Dikatakan Yusuf, seluruh pemain yang berhalangan tanding merupakan pemain inti. Akan tetapi, ia tidak gusar dikarenakan seluruh pemain mempunyai kualitas yang sama.
“Kami akan maksimalkan 17 pemain yang ada. Mengingat kami ke Kutim membawa 23 amunisi pemain,” ujarnya.
Adapun formasi yang diterapkan di laga penyisihan terakhir ialah 4-3-3. Meskipun terdapat sebagian perubahan posisi dari pemain.
Jelang laga, pelatih tetap memberikan menu latihan pemanasan ringan, pagi ini. Lokasinya di sekitar penginapan atlet.
Sebelumnya, tim sepak bola Bontang hanya mampu meraih satu poin di laga kedua saat bertemu tim Samarinda. Bahkan, David cs harus tertinggal lebih dahulu di setelah pemain Samarinda mampu membuat gol di menit 26.
Tim Bontang baru bisa membalas di babak kedua, tepatnya menit 63. Melalui serangan dari sisi sayap kanan, Pandi Ahmadsyah berhasil melakukan percobaan jarak jauh dari luar kotak pinalti. Bola sepakannya pun gagal diamankan oleh penjaga gawang lawan.
Di menit 76, tim Bontang berpeluang menambah kedudukan. Sayangnya, bola yang telah meluncur deras di gawang lawan harus dianulir oleh wasit. Akibat, ada salah satu pemain Bontang yang terjebak posisi offside. (ak)







