BONTANG-Masalah jaringan membayangi persiapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMP sederajat yang bakal dihelat 22-25 April. Kasi Kurikulum Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan (Disdik) Bontang, Badi, menyebut lima sekolah mengalami kendala jaringan. Yakni, SMP Yayasan Pendidikan Tunas Inti (YPTI), Advent, Perintis Kanaan, Nurul Iman, YPL.
“Di lima sekolah itu rata-rata belum ada server dan laboratorium komputer,” kata Badi.
Nantinya, peserta ujian di lima sekolah tersebut harus memakai fasilitas di SMA. Yang siap adalah di SMAN 1 Bontang, SMKN 1, SMKN 2, dan SMKN 3.
“Pemilihan tempat ujian berdasarkan lokasi terdekat dengan sekolah asal,” ujarnya.
Sayangnya, sekolah yang bergabung tidak dapat mengikuti proses simulasi. Mengingat tahapan itu diadakan di sekolah masing-masing. Total dua kali simulasi telah dilakukan.
“Simulasi ini untuk mengajarkan pengunduhan soal dan membiasakan peserta ujian untuk menggunakan peranti komputer. Supaya mereka tepat waktu dalam mengerjakan soal nantinya,” tutur Badi.
Kelima sekolah itu pun wajib mengikuti geladi bersih pada 18-19 Maret. Di sekolah yang telah ditunjuk sebagai tempat ujian. Nantinya, proses UNBK digelar di laboratorium komputer. Sehingga, tidak mengganggu kegiatan belajar-mengajar di sekolah bersangkutan.
Sementara, di sekolah yang melaksanakan UNBK mandiri jaringannya telah siap. Setelah Disdik melakukan pemantauan beberapa waktu ini.
Diketahui 3.061 pelajar SMP yang akan mengikuti UNBK terdiri dari 1.564 laki-laki dan 1.497 perempuan. Sementara untuk jumlah SMP dan MTs mencapai 27 sekolah, baik swasta maupun negeri. (ak/far/k15/kpg)







