• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Pelunasan BPIH Kuota Tambahan Dimulai 14 Mei

by M Zulfikar Akbar
25 April 2019, 14:00
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Masa pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) kian mendekat. Selain mempersiapkan masa pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) reguler gelombang kedua, Kementerian Agama (Kemenag) juga mempersiapkan pelunasan kuota tambahan.

Kasubdit Pendaftaran Haji Kemenag Mukhammad Khanif menuturkan pelunasan BPIH reguler gelombang kedua dilaksanakan pada 30 April sampai 10 Mei depan. Sedangkan untuk jadwal pelunasan BPIH reguler kuota tambahan belum ada keputusan resmi.

“Rencananya (pelunasan BPIH kuota tambahan, Red) tanggal 14 Mei sampai 20 Mei,” katanya saat dikonfirmasi kemarin (24/4). Sebagai awalan Kemenag akan lebih dahulu mengumumkan nama-nama CJH berhak lunas BPIH reguler untuk kuota tambahan.

Khanif mengatakan Kemenag berencana mengumumkan nama-nama CJH berhak lunas pada Senin pekan depan (29/4). Dengan rentang waktu dari pengumuman hingga pelunasan, dirasa cukup untuk jamaah mempersiapkan diri. Termasuk mempersiapkan yang tunai guna pelunasan BPIH. Seperti diketahui rata-rata besaran BPIH tahun ini ditetapkan Rp 35,2 juta/jamaah.

Baca Juga:  153 Ribu CJH Sudah Melunasi BPIH

Dia menegaskan kuota haji tambahan sebanyak 10 ribu kursi digunakan sepenuhnya untuk CJH reguler. Perinciannya adalah 2.500 kursi untuk CJH lansia. Kemudian 2.500 kursi untuk CJH pendamping lansia. Berikutnya sebanyak 5.000 kursi untuk CJH yang berada di antrian. Kemenag sudah memastikan pembagian kuota haji tambahan itu disebar secara proporsional di tiap provinsi.

Sementara itu kemarin juga beredar kabar pemerintah Arab Saudi menunda kewajiban perekaman biometrik untuk pengajuan visa haji. Kepala Kantor Urusan Haji (KUH) Indonesia Endang Jumali membenarkan kabar tersebut. “Bukan dibatalkan. Tapi ditangguhkan,” katanya saat memberikan pembekalan Petugas Haji Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede.

Dia menjelaskan telah keluar surat edaran dari pemerintah Saudi. Isinya adalah penangguhan perekaman biometrik untuk CJH yang belum perekaman biometrik. Sebagai gantinya perekaman biometrik dilakukan saat CJH mendarat di bandara Madinah atau Makkah.

Baca Juga:  Arab Saudi Buka Haji Secara Terbatas

Dia menegaskan ketentuan terbaru itu bukan membatalkan kebijakan biometrik. Namun hanya menangguhkan saja. Menurut Endang kebijakan perekaman biometrik untuk syarat pengajuan visa haji itu adalah dekrit Raja Arab Saudi.

Pelaksanaan perekaman biometrik tersebut di Indonesia dijalankan oleh Visa Facilitation Service (VFS) Tasheel. Regional Manager Area Barat VFS Tasheel Pertiwi mengatakan mereka belum menerima informasi perubahan kebijakan perekaman biometrik tersebut. Dia juga mengatakan tidak ada instruksi penghentian proses biometrik bagi calon jamaah haji, jamaah umrah, maupun peziarah dan pengunjung lainnya yang akan masuk ke wilayah Arab Saudi.

“Total calon jamaah haji yang sudah kami layani (perekaman biometrik, Red) sampai akhir bulan Maret sudah 156.987 orang,” katanya. Jumlah tersebut sudah lebih dari separuh total kuota haji Indonesia yang berjumlah 221 ribu dan kemudian ditambah 10 ribu lagi.

Baca Juga:  Masih Belum Jelas, Penyelenggaraan Haji 2020 Tunggu Ini

Ketua Serikat Penyelenggara Umrah dan Haji Indonesia (Sapuhi) Syam Resfiadi menyampaikan rasa syukur atas penangguhan kewajiban perekaman biometrik tersebut. Menurutnya kebijakan penangguhan ini seharusnya sudah dikeluarkan sejak lama. “Alhamdulillah semua ini karena pertolongan Allah SWT kepada jamaah Indonesia,” kata Syam

Dia menyampaikan implementasi perekaman biometrik di daerah-daerah mengalami kesulitan. Diantaranya lokasi perekaman biometrik yang terbatas. Kemudian banyak CJH yang masuk usia lansia. Mereka sering kali kesulitan mendatangi kantor-kantor VFS Tasheel. Lalu CJH juga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi dari rumah menuju lokasi perekaman. (wan/jpg)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: hajikemenag
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemerintah Bantah Tuduhan Konspirasi Pemilu

Next Post

BOPI Bentuk Tim Verifikasi Liga 1

Related Posts

Seorang Jamaah Haji Asal Kutai Timur Meninggal di Tanah Suci
Kaltim

Seorang Jamaah Haji Asal Kutai Timur Meninggal di Tanah Suci

25 Mei 2025, 15:51
Bakal Hadapi Cuaca hingga 40 Derajat, Berikut Tips Agar Kesehatan Jemaah Haji Terjaga Selama di Mekkah
Nasional

Bakal Hadapi Cuaca hingga 40 Derajat, Berikut Tips Agar Kesehatan Jemaah Haji Terjaga Selama di Mekkah

14 Mei 2024, 15:00
Ongkos Haji Diprediksi Naik hingga 30 Persen
Nasional

Ongkos Haji Diprediksi Naik hingga 30 Persen

20 Desember 2022, 10:00
Antrean Haji Makin Panjang karena Kuota Dipangkas, Terlama 97 Tahun
Nasional

Antrean Haji Makin Panjang karena Kuota Dipangkas, Terlama 97 Tahun

16 Juni 2022, 17:30
Biaya Haji Rp 39,8 Juta, Kuota 2022 Diprediksi 110.500 Orang
Bontang

Kuota Calon Jemaah Haji Bontang Bertambah Jadi 69 Orang

19 Mei 2022, 09:44
Daftar Haji Cukup lewat Aplikasi
Nasional

Ini Fasilitas yang Berhak Didapatkan Jemaah Haji 2022

10 Mei 2022, 14:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana 10 Persen Nelayan Muara Badak Dipersoalkan, Polisi Lakukan Pemantauan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kartu Bontang Pintar Tetap Prioritas, Pemkot Sesuaikan Nominal Bantuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.