• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

MoU Tertunda, GMPB Akan ke Belanda Lagi

by M Zulfikar Akbar
15 Maret 2020, 16:00
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Banjir yang melanda Bontang, 2019 lalu. (dok)

Banjir yang melanda Bontang, 2019 lalu. (dok)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Penyebaran virus korona dijadikan alasan belum terlaksananya penandatanganan nota kesepahaman antara Pemkot Bontang dan University of Twente (UT). Dari semula dijadwalkan Maret, menjadi Juni atau Juli.

Ketua Gerakan Masyarakat Peduli Banjir (GMPB) Teguh Suharjono mengatakan, ada tiga kesepakatan yang bakal tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) itu. Yakni, penataan kota, penanggulangan banjir, dan sumber daya manusia. Semua poin tersebut mengarah pada permasalah banjir.

“Tapi tergantung di sana (Belanda). Kalau sudah dikatakan aman kami berangkat,” katanya.

Pembangunan polder dan perbaikan jalur sungai menjadi salah satu solusi. Pemkot menawarkan pembangunan polder di daerah hulu. UT meminta perjanjian kesepakatan kembali dengan Pemkab Kutai Timur, karena hulu sungai berada di luar wilayah mereka.

Baca Juga:  Banjir di Bontang Terjang Dua Kelurahan, 527 Jiwa Terdampak

Selain pembangunan polder, dalam MoU yang telah dibuat perbaikan jalur sungai juga menjadi inti dalam penanggulangan masalah banjir. Revitalisasi dan penurapan sungai di Bontang menjadi opsi dalam kesepakatan tersebut.

Diketahui, pada Desember 2019 lalu, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, sejumlah anggota DPRD, dan Teguh mengunjungi Belanda. Keberangkatan yang memakai uang negara itu menghasilkan kesepakatan dengan UT. (*/eza/kpg)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Banjir Bontanggmpb
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Cegah Covid-19, Kampus di Samarinda Ini Liburkan Kegiatan Kuliah Selama Dua Pekan

Next Post

5 Bahan Makanan yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Kulkas

Related Posts

Jalan Awang Long Masih Tergenang, Dinas PUPRK Bontang Akui Drainase Belum Optimal
Bontang

Jalan Awang Long Masih Tergenang, Dinas PUPRK Bontang Akui Drainase Belum Optimal

18 April 2026, 16:13
Dinas PUPR Bontang Sebut Era Fresh Ubah Drainase Jadi Parit Kecil, Picu Aliran Terganggu
Bontang

Dinas PUPR Bontang Sebut Era Fresh Ubah Drainase Jadi Parit Kecil, Picu Aliran Terganggu

15 April 2026, 21:28
Drainase Baru Tak Mampu Atasi Genangan di Jalan Awang Long Bontang
Bontang

Drainase Baru Tak Mampu Atasi Genangan di Jalan Awang Long Bontang

15 April 2026, 18:25
Kapasitas Sungai Bontang Baru 70 Persen, Risiko Banjir Masih Mengintai
Bontang

Kapasitas Sungai Bontang Baru 70 Persen, Risiko Banjir Masih Mengintai

2 April 2026, 18:26
Banjir Bontang Belum Tuntas, Pengendalian Hulu Jadi Kunci Utama
Bontang

Banjir Bontang Belum Tuntas, Pengendalian Hulu Jadi Kunci Utama

2 April 2026, 16:30
Luasan Banjir Bontang Awal 2026 Lebih dari 100 Hektare, Api-Api Terparah
Bontang

Luasan Banjir Bontang Awal 2026 Lebih dari 100 Hektare, Api-Api Terparah

1 April 2026, 12:00

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.